1| Hujan Berduka

339 18 1
                                        

Hallo, Aira! Ini kisah pertamanya

Oops! This image does not follow our content guidelines. To continue publishing, please remove it or upload a different image.


Hallo, Aira!
Ini kisah pertamanya. Di mana, ia percaya di balik sebuah pertemuan pasti akan ada perpisahan. Entah itu untuk sementara ataupun selamanya.

Lantas, apa yang akan kamu lakukan ketika menghadapi kehilangan? Merelakan atau memaksakan ia tetap tinggal?

Kalau aku? Aku memilih memaksa merelakan untuk terbiasa yang berakhir dengan ikhlas. Meski, kenangan dan ceritanya akan ku simpan dalam bait-bait aksara yang akan menjadi abadi untuk di kenang.

Seperti halnya sajak ku kali ini, berisi tentang luka antara aku, dia dan hujan.

🙆🌼🙆

Hujan Berduka

Rangkaian kata ku susun menjadi aksara
Ratusan sajak kutulis karena mu
Seulas senyum tercipta oleh tatapan mata
Tentang mu membisikkan sebuah kalbu

Di bawah rintik hujan
Aku berjalan memungut puing-puing kenangan
Menyatu dalam hati dan pikiran
Sementara waktu terus menggusur kenangan

Pikiran ku malam ini mengulang masa lalu
Tentang rindu berselimut duka
Tentang perpisahan cinta yang berujung luka
Dan, alur cerita yang penuh dusta

Aku terdiam membisu
Mencabik lara dalam sekam kerinduan
Dalam dasar angan yang kian menjauh
Hampa serupa dalam kesendirian

Entah harap entah khayal yang di kenang
Hanya tetes hujan yang paham
Memang hanya sebatas singgah
Namun tak terlupakan

Anggap saja hujan ini adalah aku
Meski sudah tak lagi deras
Namun tetap membekas
Menghembuskan asa dan nestapa

Titimangsa: Tasikmalaya, Indonesia.

You've reached the end of published parts.

⏰ Last updated: Apr 14, 2025 ⏰

Add this story to your Library to get notified about new parts!

CarapherneliaWhere stories live. Discover now