Prolog

334 30 18
                                        

Kehidupan memang tidak bisa ditebak.

***

Kata orang, cinta itu indah dan terasa manis. Kata orang, cinta itu selalu membuat kita bahagia. Dan jika seseorang sudah merasakan cinta, akan ada hal yang membuatnya ingin menjalani hidupnya setiap detik, menit, jam, hari, bulan, bahkan tahun.

Namun sepertinya itu tidak berlaku untukku. Justru sebaliknya, karena cinta aku menjadi penakut dan karena cinta aku jadi tersakiti. Lantas, apa aku akan terus merasakan hal ini? Jika iya, bisakah aku bertahan?

Sudah dua tahun semenjak kehadirannya, aku kembali merasakan hal ini. Tak ada tawa, senyum, atau sapa. Hanya ada lirikan dan keterdiaman. Mungkin kalian bertanya-tanya, apa yang kumaksudkan bukan? Ya, aku hanya mencintainya dalam diam. Tidak, ini bukan kisah cinta seperti di novel-novel lainnya. Bukan kita yang saling tidak menyapa dan bukan kita yang saling bersembunyi. Sapa yang kumaksudkan, ah sudahlah, biar waktu yang menjawab.

Kalian mau tahu siapa dia?

Aldan Reano Becky, biasa dipanggil Rean. Itu panggilan khususnya dariku.

Kalian mau tahu, kenapa aku memiliki panggilan khusus untuknya? Apalagi jika bukan.

Dia sahabat kecilku.

Ya hanya aku yang tahu, entah dia tahu atau tidak. Namun aku rasa, dia tidak mengetahuinya. Tak apalah, rasa seperti ini akan lebih aman. Aku hanya bisa berharap jika waktulah yang akan menjawab semuanya.

Aku tahu jika aku tetap diam maka aku terlihat seperti pengecut. Tak berani mengungkapkan apa yang ku rasa. Namun aku juga tidak seberani itu, aku punya banyak ketakutan dan alasan yang membuatku untuk tetap diam.

Aku tahu Tuhan itu selalu ada di sisiku dan aku percaya bahwa Tuhan selalu punya rencana yang tak terduga. Dan aku akan menunggu rencana itu, yang mungkin akan membawa kebahagiaan dalam hidupku. Entah bersamanya atau tidak, aku akan menerimanya dengan ikhlas. Karena aku hanyalah manusia yang harus menerima takdir yang sudah Tuhan gariskan.

***

Holla Hello Sobat! Apa kabar semua! Sesuai yang aku bilang di pengumuman kemarin kalau cerita ini akan direpublish perlahan. Mungkin bagi pembaca lama akan menemukan sedikit perbedaan :)

Jadi para reader ku tercinta dukung terus cerita ini ya, kalau perlu bagiin ke teman-teman atau keluarga pun boleh. Aktif selalu ya, siapa tahu akan ada sesuatu di balik keaktifan kalian. Aamiin...

Oke sekian dulu, tunggu next chapternya :)

Mahal Kita!
Salam, Junius.

STARK ✓Stories to obsess over. Discover now