part 10

2.4K 91 0
                                    

"Nama nya icha kek" balas denis.

"Oh nak icha kakek juga kenal, iya dia sangat baik, pinter, dan jago mengaji suara nya ya ampun merdu banget" ucap kakek itu.

"Jadi kakek kenal?" tanya denis antusias.

Kek soleh hanya mengangguk dan tersenyum.
"Eemm jadi kek kenapa jam segini masjid ini masih ada orang, ini bahkan udah hampir larut malem" tanya denis.

"Iya mereka lagi sholat tahajud" balas kakek.

"Sholat tahajud??, itu sholat apa kek" tanya denis lagi.

"Itu sholat sunah, yang dikerjakan ditengah malam. Tetapi jika dikerjakan mendapatkan pahala dan jika tidak dikerjakan tidak berdosa" jawab kek soleh.

"Oo,, jujur ya kek aku pusing banget kenapa banyak banget nama-nama sholat, kenapa harus mengaji, kenapa harus menggunakan baju yang besar, banyak deh" tutur denis.

Kek soleh hanya tersenyum.
"Karena itu semua perintah allah yang harus kita taati, dan menjauhi larangannya" balas kakek.

"Oo berarti kalau kita nggak sholat, nggak ngaji, nggak berpakaian sopan, itu bakalan dosa" tanya denis.

"Iya nak denis, kenapa nak denis begitu antusias dengan islam, kakek kagum dengan nak denis walaupun nak denis seorang non-muslim tapi nak denis begitu banyak kemauan untuk mengetahui agama islam, padahal banyak banget remaja seumuran nak denis yang muslim tapi nggak perduli dengan agamanya" tutur kek soleh.

"Saya juga nggak tau kek, kenapa saya bisa seantusias ini terhadap agama islam, padahal agama saya aja saya banyak yang belum ngerti" jawab denis.

Kek soleh tersenyum sambil menepuk bahu denis.
"Tapi kek kalau kita berpindah agama hukumannya apa" tanya denis dengan muka polos.

"Kakek juga nggak tau kalau diagama kamu apa, tapi jika diagama islam yang berpindah agama dari non-muslim ke muslim itu jaminanya adalah surga, tapi maaf ya jika dari muslim ke non-muslim dia akan mendapatkan dosa" balas kakek.

"Oo gitu yaa, yaudah kek makasih yaa sudah cerita tentang islam, saya suka banget dengernya" ucap denis.

"Iya nak, yaudah kakek pamit pulang dulu yaa,, permisi" ucap kakek.

"Iya kek, ehh kek rumah kakek dimana?" Tanya denis.

"Rumah kakek disamping rumah temen kamu icha, tapi kakek didepannya kalau rumah temen kamu masuk kedalam lagi" balas kakek.

"Yaudah kek kita searah bagaimana kalau denis anterin kakek" tawar denis.

"Eeemm boleh asalkan nggak bikin repot nak denis aja" jawab kakek sambil tersenyum.

"Nggak kok, yaudah kek silahkan masuk" ucap denis sambil membukakan pintu mobil.

"Iya makasih yaa nak" balas kakek.

Denis hanya mengangguk dan berjalan menuju kursi supir.

****

"Yaudah nak makasih yaa sudah mau mengantarkan kakek, semoga kamu selalu dalam lindungan tuhan. Hati-hati dijalan jangan ugal-ugalan." Ucap kakek sambil menepuk bahu denis.

"Iya kek makasih" balas denis.

"Daa kek" ucap denis sambil melambaikan tangan setelah kakek turun dari mobil kemudian menjalankan mobilnya.

*
*
*
Denis sudah sampai dan langsung masuk kedalam rumah.
Setelah bersih-bersih denis langsung tidur, kerena besok ia akan kesekolah.
*
*
*
Keesokan paginya denis sudah bangun dan bersiap berangkat sekolah, kini ia sibuk dengan buku icha yang ia pinjam karena hari ini kelompok mereka akan maju untuk presentasi.
Denis sudah berada dimeja makan, ia mengambil 2 helai roti dan mengoleskan selai coklat kesukaan lalu ditimpa menjadi 1.

cinta sebening syahadatTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang