•••
Malam ini, aku duduk seorang diri di sebuah ruangan dengan kondisi pencahayaan yang redup. Kubuka lembar demi lembar halaman buku yang telah terisi penuh oleh kata-kata imajinatif.
Di hadapanku, sebuah laptop masih menyala dengan menampilkan halaman website dunia oranye.
Wattpad.
TING ... TING ... TING ...
Tak lama, muncul suara notifikasi yang datang bertubi-tubi dari para pembaca yang baru saja memberi apresiasi terhadap salah satu 'bumi' ciptaanku.
Bibir ini tak henti-hentinya menyunggingkan senyum menyeringai yang lebar tanpa kusadari.
Xxxxxx2345 memberikan vote pada SIN — BLURB
Hari ini pukul 23.15
Abcksadb34 memberikan vote pada SIN — DADDY
Hari ini pukul 23.15
"Halo, Para Malaikatku. Senang rasanya bisa bertemu dengan kalian. Selamat membaca dan menjalankan tugas sebagai penilai dosa. Jangan khawatir, semua yang kuciptakan di sini betul-betul fiksi belaka, tak ada unsur kesengajaan untuk mengambil kisah nyata dari kehidupan orang lain. Kalian juga tak perlu membayangkannya jika ini benar terjadi di dunia yang asli. Toh, kalian hanya berperan sebagai 'penilai' yang subjektif, sedangkan aku adalah tuhan dalam ceritaku ini.
Jadi, semua takdir tokoh ada di tanganku, dan aku adalah eksekutor mereka, aku yang berhak menentukan bagaimana nasib mereka ke depannya. Namun, kuimbau untuk bertanggung jawab dan berpikir secara bijak sebelum menilai. Penilaian kalian tak akan kujadikan tolak ukur, tetapi akan sangat berpengaruh terhadap mereka yang membacanya. Terima kasih."
•••
KAMU SEDANG MEMBACA
SIN
Short StoryKumpulan dosa para tokoh cerita yang saling memengaruhi kehidupan tokoh lainnya, hingga seolah tercipta efek domino tak berujung. Sekalinya berbuat dosa, mereka mungkin akan dimaafkan sang pencipta (aku, tuhan mereka). Namun, imbasnya tak dapat dih...
