Adelweiss Queenara Berlian

33 5 2
                                        

Adel POV_

"ADEEELLL SINIIIII" Teriak seorang siswi memanggil nama ku untuk segera menghampiri dia.

Ya, Adel, itulah nama ku, Adelweiss Queenara Berlian, yang biasa disapa Adel, mengapa nama ku Adelweiss? Karna ibu ku penyuka bunga, dia bilang dia terinspirasi dari bunga Edelweiss yang artinya Harapan dan Cinta yang abadi, dia mengganti nama EDEL menjadi ADEL, cantik bukan haha, dan Queenara, berasal dari kata Queen yang artinya Ratu, dan Berlian ya dari arti kata Berlian atau Permata, jadi nama ku itu artinya sangat indah, yang jika disambung dan di artikan menjadi..

Ratu yang Cantiknya abadi dan bersinar terang seperti Berlian

"Iyaiya!, tunggu dilapangan yaaa!" ujar ku pada siswi di Sebrang koridoor sana

"Yaudah jangan lama ya!"

"IYAIYAAAA!"

Oh iya, aku kelas XI ipa, atau bisa di bilang kelas 11 ipa 1, kenapa aku mengambil jurusan ipa bukannya ips? Karna aku memang bercita-cita menjadi Dokter, kenapa menjadi Dokter? Simple si ya jawabannya, karna aku memang ingin membantu orang yang terkena penyakit agar mereka bisa lekas membaik, kenapa aku ingin membantu orang? Udahlah jangan banyak nanya, dijawabnya nanti-nantian aja ya, soalnya udah mau Upacara nih, cape tau ga si lari-larian sambil cerita dalam hati gini, malahan Lapangannya jauh banget lagi aduh, nanti lagi ya ceritanya, and now aku serahin ke Author yang Cans tiada taranya ini hihi.

Author POV_

Sebelumnya makasih loh ya Dell udah dibilang Cantik hihi *plak. Tuman.
Oke langsung saja kita mulai...

Setelah Adell meletakan tasnya di bangku tempatnya duduk, dia langsung pergi menuju Lapangan, tempat dimana Upacara hari senin dilaksanana.

"Dell lama banget deh lo sumpah" Ucap Riska pada Adel setelah melihat Adel ada disampingnya

"Iya Dell, untung aja belum dimulai Upacaranya" Ujar Melly menyambung ucapannya Siska

Sedangkan Adel hanya bisa menyengir dan mengacungkan dua jari-Telunjuk dan jari tengah- bak orang tiada salah

"Hehehe, iyaiya maafin ya, soalnya tadi tuh macet banget, terus motor Adel kehabisan bensin, akhirnya nyari tukang bensin dulu deh hehe" Ucap Adel apa adanya

"Yaudh lupain aja, sekarang kita Upacara dan habis itu kita makan di warung, laper banget gue soalnya hehe" Kata Melly sambil memegangi perutnya yang terlihat lebih Kurus(?).

"Emang Melly gak sarapan tadi?" Tanya Adel

"Engga haha"

"Udah udah jangan bersisik, Upacarnya udah mau Mulai, dan gue gak mau di hukum gara-gara diajak bicara sama kalian berdua ya" Ujar Riska menengahi

"Iyaiya" Ucap Adell dan Melly bersamaan

"Nah gitu dong, anak rajin" Kata Riska sambil menepuk-nepuk kepala Melly dan Adel dengan (cukup) keras

Setelah perbincangan sederhana itu berhenti, tak lama kemudian Upacara pun dimulai dengan Hikmat oleh para siswa dan siswi, ada segerombolan siswa pada meneduh dibawah pohon Mangga yang cukup besar bahkan ada yang sampai buka baju sekolahnya dan menyisakan pakaian putih polos miliknya karna saking panasnya cuaca pagi ini, tak lupa juga ada siswi yang sedang mengipas-ngipas karna panas, ada yang sedang mengaca dan memperbaiki riasan diri, dan ada yang pula membawa sisir disaat Upacara seperti ini untuk memperbaiki Rambutnya yang berantakan, yaampun, untuk kamu Siswi yang seperti itu, Kamu itu anak Yang Terniat Sekali:'').

Setelah Upacara selesai Adel dan kedua Sahabatnya pergi ke Kantin untuk mengganjal perutnya sampai Istirahat tiba.

Baru setengah jalan tiba-tiba..

MAZEStories to obsess over. Discover now