ELLE-"Paris - Desainer muda Cassandra kembali menampilkan koleksi dari lini keduanya, 'La Cassandra' di panggung mode Paris Fashion Week tahun ini. Tetap mengedepankan garis rancang yang edgy dengan nuansa hitam untuk lini ready to wearnya, inilah 10 koleksi terbaik dari Cassandra di pekan mode Paris. Semenjak kemunculannya dua tahun yang lalu, Cassandra sudah menarik perhatian dengan rancangannya yang unik dan lain dari biasanya. Bahkan para artis Holliwood menggunakan gaun rancangannya untuk perayaan Oscar..... "-
"Madam...."Aku berbalik saat mendengar suara wanita paruh baya memanggilku.
"Oui....(ya)" Jawabku santai.
"il est temps...(Sudah waktunya)." Kata wanita itu lagi.
"Eh bien .. Je serai là....(Ya, aku akan kesana)." Aku menutup majalah yang aku baca dan merapikan sedikit penampilanku sebelum bangkit dan mengikuti wanita yang sudah menunggunya di ambang pintu.
Namaku Cassandra Blanc. Aku adalah perancang muda berbakat lulusan ESMODE di Paris. Dan aku memulai kiprahku dalam dunia fashion dua tahun yang lalu dengan mengusung label La Cassandra dengan lambang topeng Venetian. Orang mengatakan aku adalah gadis yang beruntung semenjak lahir, dibesarkan oleh pasangan pengusaha Prancis dan bakatku yang luar biasa. Aku juga beruntung dalam hal fisik dan percintaan. Walau ada tragedy kecelakaan lima tahun yang lalu dan membuat aku harus dioperasi karen wajahku mengalami luka yang serius, namun kekasihku tidak pernah meniggalkanku. Dia memang benar-benar pangeran berkuda putih dalam kehidupan nyata.
"Semuanya berjalan lancar Mardha?" Tanyaku sambil terus menelusuri lorong dibalik panggung.
"Oui.. Madam..." Jawabnya singkat.
"Mardha...Mardha....Ada masalah...!" Seseorang berlarian dengan tergesa-gesa dan wajah cemas.
"Kamu tidak sopan dihadapan Madame Cassandra, ada apa Batrix?" Gadis muda itu terdiam dan menunduk. Tapi aku bsia melihat wajahnya sangat panic.
"Ada apa Batrix?" Tanyaku dengan nada lembut.
"Ah... Madame, empat pakaian tidak sesuai dengan model!"
"Bagaimana mungkin? Bukankah pada gladi bersih kemarin mereka sudah mengenakannya?" Suara Mardha meninggi saat mendengar kabar dari Batrix.
"Tenang dulu Mardha, Batrix. Siapa model yang bajunya tidak sesuai ukuran?"Tanyaku dengan sabar.
"Bianca dan Ciel..." Ucap Batrix.
Aku sudah menduganya, sebelum Batrix menyebutkan kedua nama itu. kemarin memang dua model itu tidak mencoba baju saat gladi bersih karena terlambat. Aku percaya saja karena mereka telah menjadi modelku dari mulai debut, dan ukuran pakaian mereka tidak pernah berubah. Tapi apa yang terjadi satu minggu terakhir ini sehingga baju bisa tidak pas.
"Dimana mereka?" Tanyaku dengan nada kesal.
"Kamar ganti...."Ketukan langkahku terdengar keras saat aku bejalan. Aku memang sangat kesal saat ini apa lagi mengentahui yang membuat masalah adalah model seniorku.
"Mardha, siapkan peralatanku, dan kamu Batrix, kamu ikuti aku." setelah memerintah kedua asistenku, aku langsung menemui Model-model yang membuat masalah.
"Apa yang sebenarnya yang terjadi, Ladies?!" Aku bertolak pinggang saat menemukan dua modelku sedang duduk dengan muka frustasi mereka.
Kedua modelku tidak mampu berkata-kata, mereka hanya diam. Lalu aku member kode untuk mereka berdiri dan melihat apa yang aku bisa lakukan dengan pakaianku. Kalau tidak berarti aku harus mencari penganti secepatnya untuk empat stel busana atau yang paling buruk, ini tidak aku keluarkan.
YOU ARE READING
DEJAVU Season 2
RomanceWaktu yang berlalu cepat tidak bisa menyembuhkan luka yang telah tergores. Lima tahun telah berlalu semenjak kecelakaan yang merenggut nyawa Dara dan menyisakan duka mendalam bagi orang yang mencintainya dan para sahabatnya. Jiyong berusaha keras m...
