Kembali

36 4 0
                                        

Disclaimer : om MASHASI KISHIMOTO

PAIR: Sasuke. U x Sakura. H

Genre : hurt-cumfort/drama/lime/lemon/persahabatan /keluarga
.
.
.
.
.

Author POV

Mata emerald nya masih setia menatap kedepan. Tak berkedip sedikit pun. Menatap tepat pada Mata yang dirindukannya. Mata yang sangat mempengaruhinya, mata yang siapa saja memandangnya akan menunduk takut. Mata sekelam malam yang kini balas menatap emeraldnya  dengan tajam.

Gadis itu kini menelusuri wajah pemilik mata oniks yang tak lagi memancarkan Sinar keramahan. Semuanya masih Sama, rahang tegas, hidung mancung, bibir seksi, tidak ada yang berubah. Entah apa yang ada di pikirannya sekarang, yang pasti gadis itu kini hanya diam terpaku saat pemuda pemilik oniks itu melangkah kearahnya. Takut, mungkin Iya. Ingin rasanya ia berlari menghindari pemuda yang kini semakin mendekat kepadanya. Tapi apa daya, tumbuh nya kini tak mau menuruti otak nya. Tanpa ia sadari pemuda itu kini ada di depannya. Tersentak dari lamunanya gadis itu menundukkan kepalanya.

Sudah lebih dari satu menit gadis itu tetap menunduk,dengan segenap keberanian akhirnya gadis itu menengadahkan kepalanya. Tepat saat itu matanya kembali bersibobrok dengan mata pemuda yang ada dihadapannya.

Tak ada suara yang keluar dari keduanya,bergelut dengan pikiran masing masing atau saling menyelami keindahan mata,eh?entahlah hanya mereka, Tuhan, dan author yang tahu.

Sekian menit berlalu akhirnya sang gadis mengalihkan tatapannya kearahnya lain, begitu pula pemuda di depannya. Masih dalam kecanggungan gadis itu mencoba untuk mulai berbicara "H Hai" gagal. Ia gagal mempertahankan suaranya agar tak bergetar ' dasar bodoh' Rutuknya dalam hati sambil menunduk. Mendengar sapaan gadis itu, pemuda yang ada di hadapannya  menatap kembali dirinya  yang Masih setia menunduk.

"Apa hanya hai yang bisa kau ucapkan Sakura?" tanya pemuda dihadapannya dengan menekankan namanya.

Ya, Dia adalah Haruno Sakura. Gadis yang memiliki mata emerald dengan rambut sewarna bunga sakura seperti namanya.

"A aku.. "ucap Sakura dengan nada yang masih bergetar. Belum selesai Sakura menyelesaikan kata-katanya, Pemuda di depannya kembali menyesal.

" Tatap lawan bicaramu ketika berbicara Sakura" ucap pemuda tersebut dengan nada sedikit tinggi. Kentara sekali pemuda itu memendam emosi. Sakura masih menunduk,entah kenapa nyalinya mendadak ciut hanya untuk memandang wajah di depan ya. Menghela nafas untuk meredakan emosi pemuda di depan sakura mencoba mencairkan suasana.

"Apa hanya Hai yang bisa kau ucapkan setelah 6 tahun pergi? "ucap pemuda itu dengan nada yang agak lembut dari sebelumnya. Akhirnya Sakura mendongakkan kepalanya kembali menatap wajah pemuda di depannya.

" Sasuke.. " lirih Sakura kepada pemuda yang ada di depannya yaitu Uchiha Sasuke

" Ku kira kau tak akan datang ke pesta ini" ucap sasuke dengan nada datar.

"Aku tidak mungkin tidak datang Sasuke, bagaimanapun ini pesta sahabatku juga" ucap Sakura yang sekarang merasa lebih rileks.

Mereka sekarang memang sedang menghadiri pesta pernikahan sahabat mereka yaitu Temari dan Shikamaru. Saat tadi di ruang pesta Sasuke melihat Sakura menuju kearah toilet Sasuke mengikuti Sakura ingin meyakinkan bahwa gadis yang di ikutinya adalah gadis yang 6 tahun lalu meninggalkannya.

Sasuke menunggu Sakura sampai keluar dari toilet di ujung lorong yang menghubungkan toilet dan ruang pesta,hingga akhirnya mata mereka bertemu.

Kembali kepercakapan Sakura dan Sasuke

"Hanya karna pesta inikah kau kembali? " kembali sasuke bertanya dengan nada sedikit sinis.

Bingung, itu lah kini yang ada di pikiran Sakura. Memilih antara jujur atau berbohong." Sasuke sebaiknya kita kembali ke ruang pesta, sebelum yang lain  mencari kita" jawab sakura mencoba mengalihkan pembicaraan

"Jangan mencoba mengalihkan pembicaraan Sakura,aku bukan Naruto yang dapat kau bodohi" ucap Sasuke dengan menekan setiap emosi yang akan keluar dengan rahang yang telah mengeras dan tatapannya yang tajam. OK sakura sepertinya kau gagal dalam mengalihkan pembicaraan. Kau harus tau benar siapa yang sedang kau ajak bicara.

"Aku... " Sakura masih mencari jawaban yang tepat

" Sakura.. "

'Terima kasih kamis sama, kau menyelamatkan ku'   ucap Sakura dalam Hati. Ya panggilan tersebut dari sahabat pirangnya Yamanaka Ino yang kini berjalan kearahnya dari balik punggung Sasuke.

" Sedang apa kalian berdua disini? " Tanya Ino setelah berada di samping Sasuke." Ayo cepat kembali keruangan" lanjut Ino setelah jawaban tak kunjung datang dari keduanya.

"Sasuke maaf.. "ucap Sakura berlalu pergi dengan Ino menuju ruangan pesta.

" Aku menunggu penjelasanmu sakura" ucap Sasuke,berbalik menatap punggung Sakura yang sempat berhenti lalu kembali berjalan tanpa menjawab apapun.
.
.
.

Di Ruang pesta shikatema, 2018

"Jadi, apa yang kalian bicara Kan? " Tanya Ino pada sakura yang Masih menyesap winenya.

"Tidak Ada..." jawab sakura singkat.

"Ku rasa kalian harus bicara banyak Sakura. Jangan sampai karna ego dan gengsi semata membuat kita semua terpisah.."Jelas Ino dengan nada lembut namun sarat ketegasan.

"I know it.." jawab sakura "Tapi aku juga butuh waktu Ino..aku belum siap berhadapan dengan nya.." lanjut sakura menjelaskan pada Ino.

Haaaa.. Tedengar helaan nafas dari Ino. "Okey.. Sebaiknya kita pulang" ajak Ino pada sakura.

Akhirnya setelah mereka berpamitan pada pasangan shikatema mereka berdua pulang menuju apartemen masing - masing.

Di lain pihak,Sasuke yang masih berada di ruang pesta shikatema masih asik berbincang dengan naruto dkk. Menghilangkan kekalutan dengan sedikit wine dan becanda dengan teman-teman seperjuangan cukup menyenangkan.

Drrrrt... Drrrrt.. Drrrrrt

Bunyi dering hp sasuke memecah atensi sasuke terhadap teman-temannya.

'Karin is calling.. ' tertera di layar hp sasuke.

"permisi..." pamit sasuke pada Naruto dkk. Dan menjauh dari mereka. Menggeser tombol hijau,mengangkat telpon dari Karin.

"Hallo baby... " ucap Karin dari seorang telpon.

"Ya Karin.. Ada apa?!"  Tanya sasuke dengan nada datar

"Dua hari lagi aku akan pulang, kuharap kau bisa menjemputku di Bandara Konoha.."jawab Karin dengan nada manja.

"Kau sudah selesai dengan urusan mu di London?! "

" Ya.. Pemetrotetan ku sudah selesai beb.."

"Baiklah..aku Akan menjeputmu di bandara "jawab sasuke dengan sedikit senyuman.

" Thank you honey.. "ucap Karin dengan nada senang di sebrang Sana.

" Hn" jawab sasuke kemudian mematikan telpon. Kembali ke meja tempat mereka berkumpul. Melanjutkan obrolan dan tak lama sama-sama berpamitan pulang.

.
.
.
.






TBC

Hai minna Disini Saya Masih penulis baru.  Mohon saran nya. Typo bertebaran dimana mana. Ini fanfic hasil aku sendiri ya. Jadi don't copy. Ini di ambil Dari sedikit kisah nyata dan Karangan penulis.

Ada yang penasaran Sama hubungan sasusaku dan sasuke in?  Di tunggu ya.

You've reached the end of published parts.

⏰ Last updated: Mar 22, 2019 ⏰

Add this story to your Library to get notified about new parts!

Unmei For MeStories to obsess over. Discover now