Padamu,
Pemilik hati
Empunya senyum yang merindukan.
Sebuah kata takkan mampu lagi kuungkapkan dengan sederhana,
karena kamu begitu indah untuk kunyatakan dalam kata-kata
Semesta, aku ingin memberitahumu tawa mana yang bisa mengalahkan indahmu di mataku.
Semesta, tolong beritahu padanya
Ada rasa yang kususun rapi untuknya
Semesta, tolong katakan padanya
Aku menyayanginya
Semesta, tolong sampaikan padanya
Aku rindu
Jika ada dunia yang bisa kuberikan kepadamu, maka akan kuberikan seluruhnya.
Jika tidak, maka hanya akan ada satu dunia yang bisa kuberikan padamu, duniaku.
Jika kamu meraung sedih, tenanglah. Aku ada.
Meski kutau, bukan aku yang kamu harapkan.
Jika kamu merasa lelah, tenanglah. Aku ada.
Meski kutau, bukan aku yang kamu nantikan.
Terkadang,
Dengan melihatmu tersenyum saja, sudah cukup.
Cukup bagiku untuk mengerti bahwa senyum yang selama ini kuinginkan, kamu berikan pada orang yang bukan aku.
Tapi,
Kapan pun kamu butuhkan aku, aku ada.
Selalu ada.
Akan tetap ada.
Untukmu.
Apabila kamu merasa dunia tidak mendukungmu,
Akulah satu-satunya dunia yang akan selalu menyorakkan semangat padamu.
Apabila kamu merasa dunia mengacuhkanmu,
Akulah satu-satunya dunia yang tidak akan ada henti-hentinya menceritakanmu.
Matahari, bulan, bintang,
Jadilah saksi,
Saksi bahwa aku mencintainya, dengan tulus.
Aku ingin memohon, berharap.
Supaya ia bahagia.
Karena bahagianya, adalah karunia terindah yang pernah kutemukan dan kutatap dalam diam.
Dan oleh dia, aku cukup merasa bahagia.
Meski, hanya dalam kesunyian.
Dariku,
Pengintip lengkungan manis
yang tiada henti merangkai kata untukmu.
***********************************************************************************************
Hai para pembaca yang cantik dan tampan.
Terimakasih telah berkunjung dan membaca.
Ini cerita pertama dari saya yang anak pertama.
Semoga kamu semua berkenan.
Oh iya, saya semangat banget loh kalau para pembacanya juga semangat banget bacanya sampai tidak lupa untuk vote, komen, dan share.
Kalau begitu jangan lupa yaaa!
Sekian dari saya,
Love,
diriku.
KAMU SEDANG MEMBACA
ALASAN
FanfictionDihimbau untuk membacanya Karena jika kamu yang menjadi sebabnya, aku mau. Karena jika kamu yang menjadi tokohnya, aku mau. Aku hanya ingin, kamu. Kamu tersenyum. Kamu tertawa. Kamu bahagia. Jika sudah, Maka aku tidak masalah. Tidak masalah menjadi...
