"Tata... Bangun nak ayo sekolah sayang." wanita paruh baya itu berusaha membangunkan putri nya yang sedang terlelap.
"Hoaamm"
Gadis itu menguap lalu berusaha membuka matanya lebar lebar.
Mata gadis itu sedikit menyipit karena cahaya matahari yang masuk lewat celah celah jendela kamarnya.
Dengan nyawa yang belum terkumpul sepenuhnya, gadis berambut panjang sepinggang itu berjalan gontai menuju kamar mandi yang ada dikamarnya.
"Yaudah, bunda turun ya kamu cepetan siap siap ini hari pertama kamu jadi murid disekolah yang baru." pamit sandra-- ibu asytha lalu melenggang pergi keluar kamar.
Tak perlu waktu lama kini asytha atau kerap disapa tata. Sudah siap dengan seragam sekolahnya.
Gadis itu berdiri didepan cermin lalu tersenyum miring melihat dirinya saat ini.
"Perfect!" gumamnya lalu segera beranjak keluar dari kamarnya.
Tap tap tap
Gadis itu menuruni anak tangga dengan senyum yang mengembang diwajahnya.
"Pagi bun, yah!" sapa tata kepada kedua orang tuanya.
Sandra dan lexan cukup dibuat ternganga karena melihat penampilan anak gadisnya itu.
"Pagi juga sayang!" ucap bunda dan ayah tata bersamaan.
"Ta? Kamu kenapa berpenampilan kayak gitu?" tanya bunda heran.
"Mau aja sih bun." jawab tata singkat.
Sandra hanya mengangguk mengerti dan mulai mengoleskan selai diatas roti yang ada dihadapannya.
Keluarga kecil nan harmonis itu berkumpul dimeja makan lalu melahap makanannya dengan tenang. Walau orang tua asytha yang super sibuk dan jarang sekali pulang kerumah, membuat gadis itu harus rela tinggal sendirian dirumah besar itu. Tapi asytha berusaha untuk tidak egois dan mengerti keadaan kedua orang tuanya. Ya asytha anak yang baik.
"Yah.." panggil tata pelan membuat ayahnya spontan menoleh kearah putri kesayangan nya itu.
"Iya ada apa ta?" tanya lexan-- ayah asytha.
"Yah tata mau minta sesuatu boleh gak?" ucap gadis itu dengan hati hati.
Sang ayah terkekeh karena penuturan putri nya itu "Yaampun ta, ayah kira kamu kenapa, memangnya kamu mau minta apa? Ayah beliin hari ini juga."
"Tata minta tolong sembunyiin identitas tata dari publik jangan sampe ada yang tau kalo tata anak dari ayah lexan." jelas tata
"Hmm memangnya kenapa ta? lagipula kamu sekarang bersekolah di sekolah milik ayah pasti semua akan tau kalau kamu anak dari pemilik sekolah." jawab ayah panjang lebar.
"Ayah cukup konfirmasi permintaan aku ke kepala sekolah dan guru guru yang lain." titah tata sopan lalu beranjak pergi dari meja makan.
Lexan terlihat seperti menimang nimang permintaan putri satu satunya itu.
"Tata udah besar yah, dia bisa nentuin apa yang baik buat dia dan orang lain." sandra berusaha meyakinkan suaminya yang nampak gelisah itu.
Lexan akhirnya mengangguk pasrah lalu berpamitan kepada istri tercintanya untuk pergi bekerja.
.
.
.
.
.
.
.
Annyeong readers! Author cans satu ini comeback lagi😸
Gimana cerita barunya? Seru gak?
Masih banyak kurangnya ni, mianhe gaes!
Jangan lupa vote+comment ya!
Gumawo!^.^
ŞİMDİ OKUDUĞUN
FAKE NERD
Genç KurguAsytha greene lexan. gadis cantik rupawan dengan segala kemampuan hebatnya yang bernotabe sebagai anak dari lexan family, keluarga terkaya no 1 didunia. Tapi kali ini gadis itu bersindikat untuk menyembunyikan identitasnya dari publik. Dan memilih b...
