1.) Rencana tuhan

50 2 0
                                        

Matahari semakin menampakkan sinarnya di kamar yang tak cukup besar, namun sangat nyaman untuk seorang laki laki bertubuh jangkung.

"Hoammm pagi yang menyilaukannn." Kata laki laki itu dengan meregangkan ototnya yang masih kaku.

Tak lama kemudian laki laki itupun beranjak untuk menunaikan ibadahnya agar tidak kehabisan waktu.

Setelah itu ia pun mandi dan menggunakan seragamnya.

"Hari pertama kudu keren dong pastinya." Sambil senyum senyum tidak jelas. Maklum untuk anak seusianya yang sangat bahagia ketika hari pertama masuk SMA.

Laki laki itupun menuju ke dapur untuk sarapan. "Pagi bundaaa." Kata laki laki itu.

"pagi sayangnya bundaa." Kata bundanya tak mau kalah.

"Bun Della mana? " tanya laki laki itu.

" Ya biasalah masih ngebo kayaknya." Laki laki itupun menggerutu dalam hati bagaimana tidak adiknya perempuan tapi kelakuanya sungguh seperti laki laki.

"Del bangun!" kata laki laki itu yang sebagai kakaknya.

"Hmmmm lima menit lagi kak!!" sambil menarik selimutnya.

"Ya Allah Del kamu tuh perempuan sebaiknya kelakuanmu itu kurangin lah! " kakaknya itupun mengeluh karena setiap hari pasti adiknya seperti itu tak kan berubah.

"Setidaknya kamu sedikit berubah Del Walaupun gak semuanya." Ceramahlah kakaknya, yang mendengarkan akhirnya pun manggut manggut dan pergilah ia ke kamar mandi.

Sambil menunggu adiknya sarapan Zayyin kakak dari Della itu pun akhirnya memanaskan motornya. Setelah menunggu adiknya akhirnya mereka berdua pun pergi ke sekolah.

"Bunda kami pergi dulu ya, Assalamu'alaikum." Mereka berdua pun serempak mengucapkan salam.

"Wa'alaikumsalam hati hati ya nak." Kata bundanya sambil melambaikan tanganya.

Anakku sudah besar semua, aku tak tega untuk meninggalkanya, ya Allah tolong angkatlah penyakit yang sedang hamba derita ya Allah, hamba ingin melihat mereka sukses dan dapat meraih cita citanya. Tak terasa airmatanya pun menetes di pipinya.

Bunda dari dua anak itu, menghela napasnya karena dia belum pernah memberitahu penyakitnya ke anaknya, dia takut jika anaknya akan sedih, akhirnya dia pun hanya menyimpan saja.

Tapi bagaimana suatu saat jika mereka akan tau, dan bagaimana jika suatu saat bundanya tak ada di samping mereka lagi....rencana tuhan siapa yang tau....

Like and vomment:-)

YAZA♥ (You and Me) Stories to obsess over. Discover now