Untukmu,
Aku tidak tau perasaan ini hadir di antara kita.
Orang bilang persahabatan antara lelaki dan perempuan pasti di dalamnya terselip rasa cinta
Ternyata benar,aku mengalaminya.
Jika kamu bertanya kenapa aku tidak mengatakan perasaanku, jawabannya adalah aku tidak mau persahabatan kita rusak.
Kalau pun tidak rusak, tetapi rasanya tidak akan pernah sama seperti dulu.
Sudahi saja, aku pernah memikirkan kata itu.
Dan pada akhirnya aku tidak bisa, bukan tidak berusaha, tapi untuk menghapuskan namamu di hatiku rasanya sama saja menghancurkan semesta, sungguh sangat tidak mungkin.
Kejutan demi kejutan yang kau berikan padaku itu aku balas dengan surat ini, bukankah surat ini sama mengejutkan.
Ah, satu lagi sebenarnya aku tidak ingin menulis surat ini.
Aku tidak mau kebodohanku dilihat kamu.
Tapi sudahlah aku tidak cukup kuat untuk memendam perasaan ini terlalu lama lagi.
Semoga persahabatan kita akan terus berlanjut walaupun rasanya sudah tidak akan sama lagi.
Terakhir, terimakasih karena sudah mau menyempatkan waktu untuk membaca surat ini.
Dan maaf untuk perasaan itu.
Tertanda,
Ghaitsaa Haura
KAMU SEDANG MEMBACA
Teman?
Teen FictionDia baik. Dia bahkan selalu memberikan ku kejutan yang tak terduga. Awal perasaan yang ku kira hanya cinta monyet anak kecil, malah berlanjut hingga kini kita menginjak dewasa. Tapi ternyata sahabat yang ku cintai malah menyukai adikku. Lalu apa...
