Kalau ada orang yang paling menyebalkan di dunia Ester cuma ada satu. Elang Satria Anggara. Cowok yang rambutnya berantakan kayak ga pernah sisiran.
Anehnya, banyak cewek yang kelepek-kelepek sama dia. Cuma senyum simpul aja, bisa bikin barisan siswi di SMA Reswara histeris sampai lupa daratan. Gimana kalau senyum merekah bak presiden lagi kampanye? Bisa bikin kesurupan masal!
Beruntungnya Elang diciptakan Tuhan dengan pahatan yang begitu sempurna. Tinggal tunjuk cewek aja, ga akan ada yang nolak. Bahkan, ada cewek yang rela putus sama cowoknya buat jadian sama Elang. Ada juga cowok yang gerah gara-gara ceweknya ga berhenti mantengin Elang pas olahraga.
Tau sendiri, kan kalau cowok keringetan, ditambah minum air dingin bikin seger di mata. Gemesin gitu.
Tapi semua reaksi para cewek ga pernah terjadi pada Ester. Malah yang ada Ester muak. Secara, gadis berambut sebahu itu selalu dijadikan para cewek jadi Mak Comblang.
Jangan salahkan takdir yang bikin Ester bisa deket cowok keren seantero sekolah. Kalau boleh protes sama takdir, mending ga deket-deket deh sama cowok playboy cap tiga duren.
Pernah kejadian ada cewek, sebut saja Manda. Dia minta dicomblangin sama Elang. Udah jadian, dia lupa sama Ester. Posesif banget. Elang bareng Ester, ngamuk. Elang ke rumah Ester, marah. Elang jemput Ester, acak-acak kelas. Sampai akhirnya mereka putus, Ester deh yang diacak-acak.
Cewek yang cuma bisa marah sama Elang itu akhirnya merajuk tujuh hari tujuh malam. Mogok ngomong. Cuma gara-gara kisah cinta cowok keren itu, Ester yang sering kena sial.
Apalagi kalau hari "Fucklentine" udah dateng. Kado yang Ester terima tiga plastik jumbo cuma ditujukan buat Elang. Semua merupakan titipin dari cewek ganjen yang terhipnotis oleh pesona Elang.
"KENAPA HARUS NITIP GUE?!" Amarah Ester memuncak waktu jam pelajaran habis.
Ester bingung mesti diapakan semua kado yang ada karena Elang sudah dipastikan tidak masuk sekolah. Kalau ditinggal, nanti diambil orang gimana? Semua titipan itu amanah. Dan Ester ga mau ngambil resiko kehilangan satu barang yang pada kenyataannya bukan miliknya.
Kejadian ini selalu berulang setiap tahunnya semenjak kelas satu SMA. Sialnya selama tiga tahun penuh mereka berada dalam satu kelas yang sama.
"Kelas tiga ini, lo insaf napa, Lang!" titah Ester yang kesal karena baru saja diteror mantan pacar Elang. "Lagian gue heran, apa menariknya lo, sih? Nyebelin yang ada!"
Elang menarik kedua sudut bibirnya dengan sempurna. "SMA itu masa yang paling indah, Sist. Jangan sia-siain perasaan cinta yang orang-orang kasih. Gue ini, orang yang paling banyak stok cintanya. Lo aja yang bego ga peka dengan sifat penyayang gue."
Ester melirik ke arah Elang yang sedang fokus melihat jalanan. Mobil yang mereka tumpangi berada di tengah-tengah kendaraan yang bikin penuh jalan.
"Justru gue pinter ga kegoda sama lo. Di depan cewek-cewek doang manis. Tebar pesona sana sini. Giliran di belakang, keluar aslinya."
"Lu sih susah move on. Cobain deh sayang sama gue. Biar ngerasain manisnya gue kayak gimana."
"Sorry ye. Gue bukan penyayang binatang!"
Cowok dibalik kemudi itu memalingkan wajahnya dari jalanan. Dia menatap Ester garang.
"Apa? Lo bilang gue apa?"
Ester menyilangkan tangan di dada sambil nunjuk ke arah depan dengan dagunya. "Tuh mobil dah jalan. Ga usah sok-sok liat gue lagi nyetir deh!" katanya santai. "Gue bilang, gue bukan penyayang binatang. Lo pikir, Elang itu nama apa? Nama binatang, kan? Burung Elang," tegas Ester.
YOU ARE READING
Playboy Pensiun
Teen FictionKata siapa cowo playboy itu akan terus playboy sampai mati? Buktinya, Elang bisa berhenti gonta ganti cewe. Walaupun sebagai gantinya, Ester yang dimainin cowok playboy cap tiga duren itu.
