part 1. bahagia dan sakit

70 7 0
                                        

Prit.... Prit... Prit... Pak darto satpam sekolah sudah meniup pluitnya menandakan waktu sudah menunjukan pukul 07.00, siswa siswi SMA negeri 21 bergegas lari menuju gerbang sekolah, ah sialnya pagi ini aku terlambat lagi datang ke sekolah.

"Ah..... pak tolong jangan tutup dulu gerbangnya" (sambil nafas terbata bata)

"kamu telat 15 menit, tunggu jam pertama selesai." Tegas pak darto dengan nada tinggi

Memang aku tadi berangkat dari rumah pukul 06.45 wib, perjalanan dari rumah ke sekolah sekitar 20 menit.

"ah bapak cuman 15 aja pak, masa ga boleh sih." Ucapku sambil menggrutu

"Nanti tunggu pak ali saja." Jawab pak darto satpam sekolah SMA negeri 21.

Kebetulan pak ali adalah guru kiler di sekolah ku, mukannya bopeng banyak bekas letusan jerawat di masa mudanya, beliau juga menjabat sebagi salah satu wakasek di sekolah ku.

Beberapa menit kemudian pak ali datang.....

"Kiara lagi kiara lagi" ucap pak ali sambil geleng geleng kepala

"hehehe" aku senyum kecut mendengar ucapan pak ali

"kenapa kamu telat terus ?" ucap pak ali dengan judes dan meng introgasi

"Hhmmmm anu pak... bangunnya kesiangan pak." Jawabku gugup

" iyaa saya tau kamu bangunnya kesiangan, pasti tadi malem kamu begadang kan?" Ucap pak ali mengintrogasiku lebih dalam lagi

"heheeh iya pak." Jawabku singkat berharap pertanyaan pertanyaan ini segera berakhir

" ayok masuk." Tegasnya menyuruh.

*****

Alhasil aku di suruh lari ngelilingin lapangan basket, dan memungut sampah di pojok pojok sekolah. "Sial banget pagi pagi udah di hukum pak ali hufft." gumamku dalam hati.

Setelah selesai aku di ijinkan masuk ke kelas. "Yah lebih baik dari pada aku harus lari Mengelilingi lapangan basket dan memungut sampah" pikirku

Setelah masuk ke kelas aku langsung duduk di tempat duduk ku, aku teringat tadi malam pacarku aris ia adalah anak kelas 12 Ipa 1, aris begitu di kenal di sekolahnya, jago maen basket, pintar main alat musik, pintar di dalam kelas dan supel, di sekolah aris banyak yang suka, itu yang buat ku iri, itu tidak membuat aris lupa kalau aku pacarnya. Aris tetap romantis, aris dateng ke rumah bawa bunga dan coklat saat aku sedang baad mood... Ahhh aris memang laki laki yg romantis, keren, gagah, penuh perhatian, setia, pokoknya ga ada laki laki yg lebih baik dari aris. Sampai sekarang aku masih sangat bahagia dengan perlakuan aris tadi malam, sungguh aku tak mau kita berpisah.

Tiba tiba aku di kagetkan oleh afifah teman sebangku ku....

"heeeh... Ngelamun aja, ngelamun jorrok yaa ?" bentak afifah sambil tersenyum menyadarkan lamunanku

"ih apan sih afifah heheeh" sambil tersenyum membuatku malu

"ya kamu ngelamum aja, dengerin tuh guru nerangin." Tegas afifah sambil tersenyum dan menunjuk ke depan

"(sambil senyum dan kembali fokus memperhatikan apa yang di terangkan guru sejarah )"

Kebetulan pelajaran sejarah adalah pelarajan yang sangat aku suka, banyak hal yang bisa aku ambil dari pelajaran ini.

*****

Triinggg triingg triing menandakan bel pergantian jam sudah berbunyi, jam ke dua adalah pelajaran olah raga, pelajaran yang sangat sangat menyebalkan...

"kiara, ayok kita ganti baju olah raga." Ajak afifah

"ayook, Vio, juwi, mau ganti baju engga ?" Tanyaku

Story Of KiaraStories to obsess over. Discover now