1. Perpisahan Terakhir

9 1 0
                                        

"Jena kumohon jangan akhiri lagi.."

"Maafkan aku Raka.."

"Jena, kenapa kau selalu seperti ini, kau selalu melakukannya, apa aku masih kurang dimatamu, kenapa kau--"

"Kau selalu begitu Raka, kau selalu mengungkit masa lalu, kau selalu.., sudahlah, .."

"Baiklah, kurasa sudah cukup, jika memang itu yang kau ingin kan, aku akan pergi, tapi satu hal yang aku ingatkan padamu, ku harap kau tak menyesal, dan berlari lagi padaku" ia pun berdiri sambil menunjuk dengan angkuh ke gadis berkerudung biru itu. Ia pun pergi meninggalkan gadis tersebut.

Dengan tubuhnya yang jangkung, ia berjalan sambil membawa tas ransel di pundaknya. Wajah kesalnya tak membuat orang lain berhenti menatapnya. Ya, mungkin itulah saat terakhir ku bertemu dengannya.Aku hanya duduk terpaku menundukkan kepalaku "Ya, Allah apa ini yang terbaik untukku" air mataku pun jatuh mengenai jilbab biruku, langkah kakinya perlahan mulai menjauh dan terhenti di tengah pendopo.
"Tap.. Tap.. Tap.. "

" Jena,, tolong hapus semua percakapan kita di hp mu.."  suara sendak terharu darinya memohon padaku. Aku tau ini akan terjadi, aku sudah menyiapkannya, aku sudah memutuskannya.

Sambil berdiri aku pun merapikan bajuku, membawa ranselku dan melihat wajahnya. Wajah penuh kebencian, kekecewaan, dan kesedihan yang tak akan pernah ku lupakan." semuanya sudah ku hapus, bahkan dengan foto dan---"

"Kau bahkan sudah merencanakan semuanya, kau benar2 kejam, tak ku sangka aku selalu jatuh ke lubang yang sama" sambil menatapku dan mengusap hp nya,menghapus semuanya, semua kenangan yang pernah kami lakukan.

Delete all

Ia melihatkan layar hp nya padaku." kamu lihat kan Jena, aku lakukan apapun untukmu" ia pun memasukan kembali hp nya k kemeja hitam yang ia gunakan."aku hanya bisa berharap semoga jalan yang kau pilih tidak kamu sesali, dan satu hal yang perlu kamu tau Jena, Aku selalu mencintaimu" Raka pun pergi meninggalkan kampus, ia pergi tanpa melihatku. Bayangannya pun perlahan menghilang,

Jangan pergi..

Seharusnya aku tau ini akan terjadi

Jangan pergi..

Seharusnya aku tak boleh begini

Jangan pergi..

Seharusnya aku tau semua hanyalah skenario.

Dan Semua harus kuakhiri

-------------------------------------

Pengalaman pertama mempublikasikan cerita *udah ada bikin sejak dahulu kala tapi takut publish T.T... dasar hooman, mungkin cukup lambat alurnya semoga reader tertarik membacanya.hehehe

ScenarioWhere stories live. Discover now