💖Cabila

75 4 4
                                        

Malam ini langit begitu indah, bintang bersinar terang. Tapi tidak dengan perasaanku saat ini. Kacau bercampur aduk dengan rasa penyesalan. Aku mengingat lagi kejadian tadi pagi di sekolah.

"Bila... Tunggu bila..."
Terdengar suara cempreng Vebi teman sebangku ku yang baru saja turun dari mobil mamanya.

"cepat... Nanti kita bisa terlambat"
Jawabku sambil berlalu dan meninggalkannya. Sekolah kami letaknya sedikit masuk kedalam dari jalan besar, jadi biasanya setiap siswa yang diantar harus berjalan kaki lebih kurang 50m.

"Tunggu Bila sayang, mataku sakit, dadaku sesak, kepalaku jadi pusing"
Lanjut Vebi setengah berlari mengejar ku.
Mendengar Vebi sakit, langkahku yang cepat langsung kupelankan.

"Memangnya kenapa matamu Ebi udang rebus?"
Aku biasa memanggilnya dengan sebutan Ebi. Karena Ebi kan sama dengan udang.

"Mataku perih karena belum melihat kak Kevin yang keren, jadinya perih, dadaku sesak, dan pusing deh kepalaku"
Seketika langsung saja kutinggalkan Vebi. Saat ini bukan waktunya untuk bercanda. Karena jam sudah menunjukkan pukul 06.58wib. Hanya sisa 2 menit saja untuk bisa sampai ke pintu gerbang.

"Bila sayang.... Jangan marah dong. Kalau marah jadi cantik."
Bujuk Vebi sambil mengeluarkan permen karet dan berusaha memberikan nya kepadaku.

"Biarin jadi cantik, dasar Ebi udang goreng gosong, harusnya bilangnya jadi jelek bukan cantik. Karna diriku kan sudah cantik"
Lanjut ku kesal. Karena kami sibuk berdebat yang tidak berfaedah, alhasil pintu gerbang pun sudah ditutup.

"Ini gara-gara kamu Ebi udang busuk".
Aku marah dan kesal karena terlambat. Maaf kan ya udang selalu dibawa2 dalam ucapan ku. Aku kesal bukan karena tidak bisa mengikuti jam pelajaran pertama. Tetapi hari ini jadwalnya eskul pagi. Dilakukan seminggu sekali di saat sebelum memulai pelajaran. Dan pagi ini eskul yang tampil adalah kesenian. Tau kenapa??? Karena ada Rio.

"Maaf ya CABILA PUTRI ADILA yang cantik tapi masih jomblo"
Ejek vebi tanpa rasa bersalah nya.

"Biarin jomblo tapi bahagia, dari pada kamu punya pacar tapi selalu dicuekin. Enakkan mana?"
Jawabku sambil tertawa puas penuh kemenangan. Vebi sangat mencintai dan menyayangi pacarnya Kevin. Dia kakak kelas kami di SMA Tunas Bangsa. Sekolah yang terkenal mempunyai siswa dan siswi pintar, keren, dan tajir.
Mereka berdua baru sebulan yang lalu jadian nya. Tapi Vebi selalu dicuekin dan diduakan dengan kegiatan OSIS nya. Memang diakui kalau kak Kevin termasuk cowok yang hampir sempurna. Selain keren dan tajir dia pintar, terbukti kalau dia selalu memegang peringkat 1 di kelasnya. Dan juga nilai plus nya dia Wakil Osis.
Tapi... Tidak kalah keren nya dengan RIO...

Next...... 😀


Menanti Bayangmu(TAMAT)Những tác phẩm khiến độc giả say mê. Hãy khám phá bây giờ