Tap tap tap
Suara langkah kaki yang berasal dari dapur membuat 3 perempuan yang sedang asik menonton TV merinding ketakutan dan siap siap terkena omelan.
"Sudah kukatakan, setelah makan rapihkan meja makan dan cuci piringnya." Ujar sang tertua sembari berkacak pinggang disamping TV menatap adik angkatnya satu persatu.
"Jangan salahkan aku eonnie, Yoora lah yang mengajak kami untuk meninggalkan meja makan begitu saja." Park Hyejin , si tertua kedua mencoba membela diri dan menyalahkan teman satu line nya yang lebih muda 2 bulan olehnya.
"Eh? Kok aku sih? Bukan aku, Eungi lah yang duluan mengajakku." Kini yang disalahkan oleh hyejin menyalahkan sang maknae -Min Eungi-
"Terserah." Eungi terlalu malas berdebat jadinya ia hanya menyerah saja. Walaupun ia tak salah dan tak benar juga sih. Karena mereka bertigalah yang meninggalkan meja makan begitu saja tanpa merapihkannya dan mencuci piringnya.
"Aish kalian ini malah bertengkar." Nara berjalan ke samping Yoora dan tiduran di lantai ikut menonton serial drama korea.
"Ah sangat romantis." Hyejin berpendapat atas drama yang mereka tonton.
"Aku ingin tapi dengan siapa?" Nara menangkup dagunya sambil membayangkan cowok tampan mana yang akan melakukan ciuman dengannya seperti yang ditayangkan di TV.
"Jomblo. Miris sekali." Dengan ringannya Eungi bicara begitu. Sungguh menyakitkan bagi para jomblo.
"Aish kata katamu menusuk hatiku. Sungguh hingga ke paling dalam dalam dalam dalam dal-" Ucapan Hyejin terpotong oleh Yoora.
"Berisik kau. Tonton saja dengan tenang."
"Aish." Akhirnya Hyejin menonton dengan tenang.
"Oh iya apa kalian sudah ada rencana untuk liburan?" Yoora bertanya kepada ketiga temannya yang berbeda usia dengannya.
Ya memang mereka itu berbeda usia, ada yang berbeda 1 tahun, 2 tahun, bahkan ada yang tahunnya sama tetapi hanya berbeda bulan. Dan kini mereka menginjak kelas 2 Sekolah Menengah Atas (SMA). Mereka juga memanggil eonnie ke yang lebih tua walaupun hanya beda satu tahun, dua tahun bahkan hanya dua bulan. Itu dikarenakan eonnie tertua mereka yang sangat sopan.
"Tidur." Kalian pasti sudah tau siapa yang mengatakan itu untuk menjawab pertanyaan Yoora. Yap, sang maknae termalas. Siapa lagi kalau bukan Min Eungi.
"Aish kau ini kerjaan nya tidur, tidur dan tidur seperti beruang saja." Nara memprotes kebiasaan Eungi yang selalu tidur karena terlalu malas untuk melakukan apapun.
"Daripada eonnie, makan, makan dan makan seperti babi saja." Eungi tak terima dikata beruang jadilah ia mengatai Nara balik.
"Aish. Kau ini."
"Kalau aku sepertinya ingin shooping." Setelah daritadi diam mencari jawaban dari pertanyaan Yoora, akhirnya Hyejin menemukannya.
"Hmm aku.. Ah mungkin jalan jalan sambil kuliner." Ujar Nara.
"Sendiri?" Yoora menatap Nara dengan tiduran di lantai.
"Kalau iya kenapa? Kalau Tidak kenapa?" Nara malah nanya balik.
"Ya tak apa sih. Aku hanya ingin bertanya."
"Owhh.. Sendiri sih. Tapi kalau kau mau ikut silahkan. Aku enak jadi ada teman. Kau mau ikut memang?"
Yoora berfikir untuk ikut atau tidak. Akhirnya ia menemukan keputusannya. "Ikut saja eonnie. Lagipula aku masih belum tau hal apa yang aku lakukan. Hehehe. Memangnya mau kemana saja?"
YOU ARE READING
Mundo de Fuerza
FantasyPortal itu mengubah takdir keempat perempuan itu. Tak hanya mengubah, tetapi membuat kisah percintaan, persahabatan dan pengorbanan. Tapi apakah kalian tak aneh, mengapa mereka yang terkena hisapan portal itu dan melempar mereka ke dunia lain, dunia...
