Typo bertebaran hehehehe~
Kisah ini tidaklah khayali, hanya romantis. Adilkah jika kita menganggapnya tidak benar, hanya karena menjabarkan ketidaknyataan? Sungguh sebuah kekeliruan.
Kita hidup pada masa segalannya bisa terjadi; kita bahkan nyaris bisa mengatakan bahwa hal-hal itu telah terjadi. Jikalau kisah kita terasa tidak benar hari ini, mungkin akan terasa benar esok hari, berkat ilmu pengetahuan yang merupakan kekayaan masa depan. Tidak akan ada yang menganggap kisah kita legenda.
Lagi pula, tak seorang pun menciptakan legenda menjelang abad 19 yang praktis dan serbamudah ini.
Mereka tidak menyampaikan apa pun tentang kisah aneh ini. Namun, apakah mereka mengetahuinnya? Barangkali;
Visualisasi:
Jemmy = Park Jimin
Vrik = Kim Taehyung
°
°
°
°
°
°
°
°
Pagi itu Svetlinata sedang mempersiapkan kebutuhan untuk perkemahan yang diadakan oleh kampusnya. Bersama teman sekosnya dan sekaligus teman baiknya Swy.
" Heh, kau membawa apa saja sampai tiga koper, kau bawa semuannya?", tanya Svetlin dengan nada sarkasnya.
"He...he...he, aku cuma membawa alat mandi, alat make up, semua bajuku yang ada di lemari, selimut, satu bantal (yang ukurannya jumbo), dan beberapa chargerku," jawab Swy dengan raut wajahnya yang rasanya minta di tampol.
" Sekalian saja bawa kasur, tv, dan sebangunannya juga sekalian😑," ucap Svetlin sambil menahan dirinya agar tidak menghajar teman satu-satunya tersebut.
Mereka pun berangkat naik taksi online yang sudah di pesan oleh svetlin tadi dengan terburu-buru. Karena memang mereka terlambat gara-gara kelinci buntal Swy.
Sesampainya di kampus langsung terdengar pluit dari Pak Hoseok,
"Pprrrrriiiiiiitttt, diam di sana anak muda."
" Eh, Pak Hoseok 😆 " jawab dua orang yang terlambat siapa lagi kalau bukan Svetlinata dan Swy sambil tersenyum kuda berharap tidak terkena hukuman dari Pak Hoseok.
"Kalian kenapa terlambat, udah jam berapa ini mau bapak hukum kalian," ucap Pak Hoseok sambil marah tapi mukanya masih bersinar kok hehehe 😆.
"Mangngap, eh maaf Pak Hoseok ini lho pak bawaan Swy banyak jadinya lama tadi pak sopir onlinenya juga lama datengnya pak," jawab Swy sambil memelas agar tidak dihukum Pak Hoseok.
"Kali ini bapak maafkan, kalau sampai tahun depan diulang lagi bapak tidak segan-segan menghukum kalian," ucap Pak Hoseok sambil mengelus dada.
"Pak tahun depan kita sudah lulus pak, bapak pikun ya," koreksi Svetlin kepada gurunya.
"Oh iya, bapak lupa hehehehe," jawab Pak Hoseok sambil cengar-cengir nggak jelas.
"Yaudah kami masuk bus sekarang ya pak," pamit Swy sambil kedap-kedip manja.
Svetlin yang melihatnya memasang wajah jijik kepada temannya tersebut. Mereka berdua pun langsung duduk di kursi penumpang yang tersisa.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
Next soon~
Oh ya, kalau ada kata yg salah komen aja ya, biar nanti aku ganti. 😊
Paipai semuaaa 🙌
YOU ARE READING
the Romance in the Bran Castle
FantasyJemmy(Jimin) seorang Drakula yang tidak sengaja bertemu manusia, dan ia merasakan sesuatu perasaan yang seharusnya ia tidak boleh merasakannya. Demi melindunginya agar tidak terbunuh oleh bangsanya, Jemmy membunuh ayah gadis itu. Namun hal itu membu...
