[1] Meet?

154 12 5
                                        

Bunyi ketukan pintu semakin terdengar kencangnya. Wanita paruh baya itu terus terusan mengetuk pintu karena belum ada tanda tanda sang pemilik kamar bangun dari tidurnya.

"Teteh bangun udah mau siang ini nanti telat sekolah nya"ucap seorang wanita paruh baya itu berulang kali

Setelah beberapa menit akhirnya sang pemilik kamar membuka matanya dan ber isyarat kepada wanita paruh baya itu yang tak lain adalah bunda nya bahwa ia telah bangun dari tidurnya.

Gadis itupun langsung beranjak pergi kekamar mandi dan melakukan ritual mandi pagi nya. tiga puluh menit setelah itu ia sudah lengkap memakai seragam sekolahnya dan bergegas turun kebawah untuk sarapan.

"Ayo teh sarapan dulu".

"Teteh sarapan dikantin aja deh. lagi buru buru soalnya"ucap nya sambil meneguk segelas susu full cream favoritnya.

Sebetulnya ia tak sedang buru buru tapi ia bosan melihat menu sarapan nya, kalo saja ia protes pada masalah menu sudah dipastikan ia akan terkena amukan bundanya apalagi bundanya tengah pms saat ini.

"Yaudah gapapa, berangkat nya naik apa?" tanya ayah nya.

"Ojek online"balas gadis itu singkat.

Setelah ia menghabiskan sarapan susu full cream nya terdengar suara klakson motor dari luar pagar.

"Teteh berangkat ya assalamualaikum" ucapnya seraya mencium punggung kedua orang tuanya.

"Waalaikumsalam hati hati sayang" ucap bunda mewakili ayah.

...

"Selamat pagi, maaf atas nama Tisya Alyna Darents?"tanya si tukang ojek ramah.

"Pagi, iyap bener saya Tisya" ia langsung mengambil helm yang diberikan si tukang ojek.

Entah karena apa ditengah perjalanan ojek online yang dinaiki Tisya berhenti "loh mas kok berhenti?" tanya Tisya.

"Ban depan nya kempes"ucapnya setelah melihat keadaan ban depan nya.

"Yah! terus saya gimana? udah telat ini"kesal Tisya.

"Aduh maaf yah. Bingung saya juga harus ngapain, tambal ban masih jauh lagi"ucap situkang ojek dengan mukanya yang bersalah. maybe?

"Yauda bang gapapa saya jalan aja nyampe ketemu taksi"pasrah Tisya

Saat Tisya sedang sibuk mencari kendaraan lewat. tiba tiba datang sebuah motor gede yang tidak sengaja nyipratin genangan air yang ada di pinggir Tisya.

Rok Tisya pun sampe kotor dibuatnya, parahnya ia malah jatuh karena kaget. Tak lama lelaki itu turun dari motornya dan menghampiri Tisya.

"Sory" ucap lelaki itu sambil berjongkok.

"Sory sory, liat nih rok gue kotor bis---"

Setelah melihat siapa yang menabraknya Tisya langsung terdiam sambil terus memperhatikan paras tampan lelaki itu.

Sumpah ini cowok mirip suami gue. Jungkook -batin Tisya

Lelaki itu heran melihat diam nya Tisya. Sudah beberapa kali ia mencoba menyadarkan Tisya dari lamunanan nya tapi hasil nya nihil.

Tanpa basa basi lagi lelaki itu langsung membuka jaket yang menempel ditubuh nya.

"Ambil" lelaki itu menyuruh Tisya untuk mengambil sodoran jaket nya.

Tisya mengambil jaket itu, masih dengan posisi nya yang duduk sambil melihat wajah lelaki itu.

"Lo mau gue anterin apa gimana?" Tanya si lelaki itu karena tak tahan melihat diamnya gadis itu.

"Hah?" ucapnya setelah sadar dari lamunanan nya. "I-- iyaa anterin gue. Sma Mutiara Perkasa yah" El mengangguk dan kembali menaiki motornya.

🐰

Cukup dengan waktu 5 menit akhirnya mereka sampai di sekolah.

"Gue duluan ya. Gue buru buru"lelaki itu pergi meninggalkan Tisya menuju koridor sekolah.

"Oh my gosh! Jadi kembaran Jungkook nya gue sekolah disini!" heboh Tisya.

Saat Tisya masih kalut dengan kebahagiaan nya ia mendengar suara bell masuk yang telah dibunyikan. Tanpa berpikir lagi ia bergegas lari dari parkiran menuju gedung 3 lantai 2 kelas 11 MIPA 2.

"Pagi gaess istrinya Jungkook dateng yuhu!!"sapa Tisya dengan hebohnya saat masuk kelas.

"Tisyaa berisik anjir"sahut Amanda yang tengah mencharge hp nya.

"Eh Tisya cantik pacarnya Jungkook selingkuhan nya Alvaro mel, adiknya jimin udah dateng " sambut Ghea dengan senyuman nya.

"Hayhay! Ghea jelek pacar taehyung" bales Tisya sambil tertawa bangga.

"Banyak bacot lo! sini gue mau liat pr matematika perminatan".

"Sudah kuduga adaa maunya. Engga ah belum selesai gue" balas Tisya sambil duduk samping shafira.

"Kok nyesel ya gue uda ngomong gituan".

"Jadi lo gak ikhlas ghe? padahal maksud gue, gue belum selesai kasih titik diakhir kalimat nya loh".

"Anjir Tisya. yauda yauda gue ikhlas koo ini, ikhlas ikhlas lilahita'ala".

Tisya terkekeh "Yaudah nih istrinya Jungkook pinjemin."

Ghea mengembangkan senyuman nya sambil mencatat hasil kerja rumah milik Tisya.

"Ghea lo tai ga? Eh maksud gue lo tau gak? ada kembaran Jungkook masa disekolah ini

Ghea mendelik "Lo kalo halu gausah over juga kali ah! Depresi lo gapernah ilang."

"Serius gue! Malah tadi gue nebeng dia gara gara dia gasengaja nyipratin air dipinggir jalan."

Ghea menghentikan aktifitas nya yang sedang menulis dan beralih menatap Tisya. "Kayak nya gue tau siapa yang lo maksud."

Mata Tisya berbinar "Siapa siapa?".

"Kayak nya nih, itu murid baru yang kemarin diceritain sama kak ifan. Tar lo liat aja dikantin" sambung Ghea yang kini kembali melanjutkan mengcopy pr Tisya.

"Tar kalo lo jadian ama tuh cowo. Jungkook nya buat gue aja ya!"celetuk Shafira.

"Boleh. Asal Shawn mendes gue jadiin selingkuhan gue".

"..........."

~Bersambung~

Jangan lupa Vote & Comment nya
Follow juga ig nya: diaryanakkpopers_
Ig Author juga sekalian hwhw : deirmaady

Diary Anak Kpopers Stories to obsess over. Discover now