Prolog

13 2 0
                                        

Pada sore hari ini, langit sangat cerah memancarkan sinar jingganya, membuat siapa saja takjub dengan keindahannya.

Seorang gadis cantik berbalut seragam putih biru, berambut panjang sedang duduk diatas bukit yang menghadap ke laut.
Menikmati indahnya senja sore hari, rambutnya terhempas angin sore yang sejuk, membuatnya semakin cantik.

Tapi siapa sangka di dalam dirinya terdapat rasa kesendirian yang selalu ia pendam dihati, selalu ia rasakan sendiri apapun bebannya, tanpa ada yang mau berbagi.

Kemudian terdengar lah suara yang mengalihkan pandangannya.

"Andrea."

Ucap seseorang pria tinggi berbalut seragam putih abunya yang sedang berdiri tidak jauh dari tempat ia duduk, kemudian gadis itu berbalik dan menatap pria itu.

"Ayo kita pulang, ini sudah mau maghrib" ucap pria itu lagi.

Kemudian gadis itu diam sejenak lalu berkata.

"Iya ka, kita pulang sekarang"
Kemudian gadis itu beranjak dari duduknya menuju mobilnya yg terparkir dibawah bukit dan pergi meninggalkan bukit itu karena hari sudah mau malam dan ia harus segera pulang.

Selama dalam perjalanan hanya ada kehingan, keduanya sama sama tidak mengeluarkan suara, sibuk dengan menatap jalan dengan lurus yang dilihat keduanya dari jendela kaca mobil.

Setelah sampai rumah, mereka langsung keluar dari mobil dan berjalan menuju rumah.

"Assalamu'alaikum"
Ucap mereka berdua dengan kompak saat masuk ke dalam rumah.

"Waalaikumsalam"
Ucap seseorang yang adalah pembantu dirumah mereka.

"Mama sama papa belum datang bi"
Ucap kakak dari gadis itu.

"Tuan sama nyonya belum pulang den" jawab bibi itu yang kemudian pergi kearah dapur.

Kemudian gadis itu mulai mengeluarkan suara, yang mengalihkan pandangan kakaknya yang sedari tadi termenung
"Aku ke kamar duluan ka, aku juga gak bakal makan malam soalnya tadi udah makan" ucap gadis itu.

"Iya de, tapi kalau kamu laper lagi kamu makan ya" ucap pria itu yang adalah kakak nya.

"Iya ka, aku duluan ke kamar"
Kemudian gadis itu berjalan menaiki anak tangga menuju kamar nya yang berada dilantai 2.

Sesampainya dikamar ia langsung membersihkan diri, dan solat maghrib.
Setelah menyelesaikan kegiatan itu, dirinya langsung beranjak mengambil buku pelajarannya untuk mengerjakan tugas sekolah.

Setelah selesai mengerjakan tugas sekolah ia langsung menghempaskan dirinya di kasur yang besar,
Kemudian sebelum matanya terpejam ia mengucapkan
"Selamat malam dunia"
Ucapnya dan langsung memejamkan matanya untuk masuk ke dalan mimpi.

***

Maaf y klo ceritanya gk seru banget, soalnya aku juga masih belajar buat bikin ceritanya.
Jangan lupa buat vote dan comment:-)

Will Be ForeverWhere stories live. Discover now