Namaku Caramel Soedjito biasa dipanggil Cara aku bersekolah disalah satu SMA di Kediri, kejadian ini penah aku alami saat pertengahan semester kelas 10. Aku menggenal laki-laki yang bernama Rengga Irawan, laki-laki itu seorang pemain bola basket di SMA. Awalnya aku mengenal Rengga ketika aku mendaftar disalah satu SMA di Kediri melalui jalur prestasi, kita mendaftar di hari dan jam yang sama bahkan diurutan yang bersebelahan. Singkat cerita aku dan dia tidak diterima di SMA tersebut melalui jalur prestasi, mungkin aku tidak perlu menceritakan tentang mengapa aku ditolak di SMA tersebut.
Suatu hari aku memutuskan untuk mendaftar di sekolah yang lain melalui jalur PPDB Online sampai akhirnya aku di terima di sekolah ini, lalu aku juga melihat Rengga yang juga diterima di sekolah yang sama. Saat itu aku berlagak cuek akan kehadiran dia di sekolah, dan aku sempat berfikir bahwa dia tidak akan ingat aku walaupun kita pernah berjumpa dan berbincang.
Pada suatu hari aku berangkat pagi-pagi ke sekolah untuk melakukan tes tulis, aku mendapatkan sesi yang ke dua karena namaku termasuk diurutkan yang agak bawah, itu merupakan hal yang biasa terjadi padaku. Setelah mengikui tes tulis aku pulang ke rumah lalu terus bobo cantik. Keesokan harinya aku datang ke sekolah untukmelihat hasil tes, dan... dan... dan... ternyata hasil tesnya diluar prediksi. Aku masuk dikelas unggulan. BOOM. Aku sangat terkejut, padahal sebelumnya tidak ada persiapan untuk belajar sama sekali.
Aku melangkah perlahan-lahan menyusuri ruang kelas dan akhirnya sampai ditulisan kelas MIPA 1.1 aku hanya bisa mengatakan,"waww" pertama kali guru masuk dikelas tersebut aku merasakan hawa yang berbeda, kelasnya sepi, sunyi, dan sangat bersih. Maklum kelasku waktu SMP itu joroknya nggak karuan. Banyak anak yang membaca buku, mengerjakan tugas, padahal pelajarannya belum mulai, dan juga banyak anak yang main HP. Setelah sekian lama berada dikelas akhinya seorang guru masuk dan tiba-tiba duduk di bangku guru, ternyata itu adalah wali kelasku.
Hari pertama diawali dengan perkenalan nama siswa, aku mengajak berbicara salah satu orang yang berada disampingku,
Tanyaku, " haii, namamu siapa?"
Jawabnya,"haii, namaku Dara Saviera."
Tanyaku,"sekolahmu dimana? Kok seragamnya berbeda." Jawabnya,"memang, kan aku dari luar kota. Jadi seragamnya berbeda."
Sahutku, "ayo nanti ke kantin beli makan."
Kata Dara," ayo, ayo"
Sampai akhirnya aku mendapat teman baru yang bernama Dara. Pertama kali berkenalan aku merasa nyaman dengan dia, dia sesosok yang baik hati, pengertian, gampang beradaptasi dengan lingkungan. Aku mengajak ngobrol Dara hitung-hitung basa-basi yang paling basi menurutku, sampai akhirnya dia mengajakku ke kamar mandi untuk merapikan rambut. Aku mengantar dan pada akhirnya dia bertemu dengan seseorag cowo yang bernama Rengga.
YOU ARE READING
Gevoel
Short StoryNamaku Caramel Soedjito aku memasuki babak baru didalam hidupku yaitu SMA, ketika aku mengenal betapa baik dan buruknya seorang teman. Aku menemukan seorang teman yang bernama Dara Saviera dengan pasangannya yang bernama Rengga Irawan. Sebuah kisah...
