"Udah gue bilang kan, hati-hati kemakan omongan sendiri"
Taehyung mendecih
"Ini bukan soal omongan, tapi soal perasaan"
Disitu, jimin menunjuk bagian dada kiri sohibnya—
"Tanya sma diri lu, serius apa main-main?"
—
"Dulu, aku gapercaya kalo bidadari itu ada"
Pemuda cantik yang lagi menguyah sekotak martabak manis sontak menatap pemuda tampan dihadapannya.
"Tapi sekarang ganyangka aja, ketemu bidadari berpipi gembul yang suka makan belepotan kaya gini"
Jemari Taehyung mengusap lembut sudut bibir kemerahan tersebut,
Jeon jungkook sontak membulatkan mata bulatnya—
"Kak Taehyung!!"
—
'Ck'
Dia lagi, dia lagi.
"Hoi, seganteng itu aku sampai mata kecilmu tidak berkedip sama sekali?"
Entisitas cantik nan mungil tersebut mendenguskan nafas kasar.
"Berhenti merecoki ku dan berhenti datang kesini"
Merebut berkas perusahaan dari tangan yoongi,
"Ikut aku, kita makan siang"
"Kembalikan berkasku sekarang selagi aku masih berbaik hati, park sialan jimin"
"Tidak mau"
Bocah bangsat ini benar-benar...
—
Lanjut? Yay/nay?
YOU ARE READING
Destiny [vkook - minyoon]
FanfictionTakdir sedang mempermainkan mereka. WARNING!! BOYxBOY ;vkook ;minyoon Dll. @daylisyugar 09.03.19
![Destiny [vkook - minyoon]](https://img.wattpad.com/cover/167176620-64-k913380.jpg)