"Ada yang bilang cinta itu sederhana, sesederhana metamorfosa kepompong menjadi kupu-kupu", kata Reyhan menggenggam tangan Keysha erat.
"Maksudnya?", tanya Keysha mendongak menatap Reyhan yang tingginya jauh melebihi Keysha.
"Key lo itu tolol apa bego si, gue tuh pengin hari ini jadi hari yang romantis, ehh malahh penyakit lo kambuh".
"Ihhh Reyhan kann gue emang ga ngerti, jadi sekarang jelasin pelan-pelan ke-gua apa yang lo maksud", teriak Keysha dengan suara cemprengnya.
"Key intinya gue minta maaf untuk semua yang udah gua lakuin ke lo", jawab Reyhan sambil berlutut dan mengeluarkan kotak berwarna merah dari kantung kemejanya.
"Ehh ehh Rey lo mau ngapain, kok pake berlutut segala, lo mau ngepel lantai?", Kata Keysha kebingungan.
"Key lo bisa diem ga sihh, udah diem, mingkem, gausah banyak ngomong", jawab Reyhan mencoba bersabar mengahadapi sifat Keysha yang terkadang sedikit absurd. Tapi anehnya Reyhan tetap cinta, Keysha itu berbeda katanya.
"Rey lo kok bentak gue gitu sihh", jawab Keysha mengerucutkan bibirnya.
"Makanya diem gausah ngomong", Reyhan menjawab lebih lembut lagi, "Marita Keysha Maharani makasih udah nemenin gue selama ini, udah jadi yang paling sabar hadapin sifat absurd gue, udah nerima gue apa adanya, hari ini gue mau buktiin keseriusan gue sama lo", Reyhan menjeda dialog panjangnya mengambil nafas perlahan kemudian melanjutkan kata-katanya lagi,
"Gue gamau lo direbut orang lagi, Key gue pengin lo jadi milik gue, gue jarang suka sesuatu tapi semua tentang lo gue suka", Reyhan berhenti bicara, kemudian menatap wajah Keysha beberapa saat.
Mata Keysha mulai berkaca-kaca, jantungnya berdetak lebih cepat dari biasanya. Dia tak percaya bahwa seorang Reyhan Kusuma Bagaskara yang jarang mengungkapkan perasaannya kini tengah berlutut dihadapannya. Mengungkapkan seluruh isi hatinya dan didepan umum.
"Key lo kok diem aja, jawab apa gitu, kann malu banyak orang yang liatin ini", kata Reyhan sedikit berbisik.
"Kan tadi kata lo gue ga boleh ngomong, ya gue ga ngomonglahh", jawab Keysha enteng sambil mengelap air matanya.
Reyhan menghela nafasnya sedikit kasar mendengar jawaban polos Keysha, "yaudah Key sekarang lo jawab apa gitu kek", dan seketika suasana romantis yang susah payah Reyhan bangun runtuh. Keysha memang menyebalkan dia tak tau betapa malunya Reyhan demi menyenangkannya.
"Rey gue bingung mau jawab apa", Reyhan menghela nafasnya lagi, memang susah menjalin hubungan dengan manusia seperti Keysha.
"So will you marry me?", Tanya Reyhan ke intinya.
Sekarang Keysha tak hanya berkaca-kaca saja, ia menangis haru dengan apa yang diungkapkan Reyhan padanya beberapa detik lalu. Lidahnya mendadak kelu, dan Keysha benar-benar bingung apa yang harus ia katakan.
"Emm..m..mmm, yes i do", bibir Reyhan melengkung sempurna mendengar jawaban Keysha, kemudian ia memakaikan cincin di jari Keysha. Wajah Keysha merah padam, ia takkkan pernah melupakan hari ini. Reyhan memang susah ditebak, bicaranya kasar tapi dilain waktu bicaranya bisa manis semanis madu, membuat Keysha diabetes saja, yaa seperti saat ini.
-
-
-
-
-
Gatau ini cerita apaan, tapi bismillah aja semoga bisa nyelesain sampai tamat:)
Wa'alaikumsalam wr.wb
