Part 1

18 2 2
                                        

"Ta.Gue kalo udah dewasa nanti berharap bisa punya pasangan yang nerima gue apa adanya deh.Ga cuma liat gue dari luarnya aja" ujar anak laki-laki bercelana pendek kepada sahabtnya itu.

"Kalaupun gue bisa minta siapa dia.Gue pengennya lo deh Ta"lanjut anak itu sam il memperlihatkan cengiran khasnya yang bisa membuat semua orang menyukainya.

Sedangkan anak perempuan yang menjadi lawannya itu hanya tersenyum tipis.Entah apa yang sedang dipikirkannya.

"woy......Ta lo ngelamun aja" Baru saja aleta mengingat kejadian dimasa kanak-kanaknya 7 tahun yang lalu sang pemeran utama yang merasuk pikiran aleta telah datang.

"Fa lo lama banget deh.Kalo lama kan gue bisa pulang sendiri dari tadi"aleta berlalu meninggalkan Rafa.

Rafa dan Aletta sahabat sejak kecil hanya karna mereka tetanggaan.Sama-sama memiliki paras yang menawan, Aleta dan Rafa sering dijodoh-jodohkan oleh satu sekolah.
Hanya saja Aleta dan Rafa tak menghiraukannya sama sekali.Kini mereka menjadi pusat perhatian.Lihat saja,ketika mereka berjalan bersama menuju parkiran semuanya terlihat memperhatikan.

"Diem dehh.Lo kalo ngomel-ngomel ga jelas malah gemesin"kata-kata itu keluar saja dari mulut Rafa yang tanpa dia sadari hati orang yang dibicarakan meleleh.Sedikit lebay tapi memang benar.Sekarang Aleta sekuat tenaga menahan perasaan itu.

"Udah buru ah.Gue laper mau pulang"

-------

Pikiran Aleta akhir-akhir ini dipenuhi oleh Rafa.Entah kenapa mungkin karna selama ini dia menahan perasaan seorang diri.Sekarang mungkin sudah mencapai titik maksimal dalam hidupnya.Hanya saja dia tak mungkin mengungkapkannya duluan secara dia kan perempuan pikirnya.Tak mau berlama-lama denga rafa yang memenuhi otaknya.Aleta segera mengambil buku sosiologi.Setidaknya dia harus menghilangkan rafa dengan teori-teori masyarakat.Setidaknya berguna untuknya.

Ting

Handphone aleta berbunyi menandakan pesan watshap telah masuk.Tak ingin menghiraukannya, aleta tetap fokus pada bukunya.Hanya saja bunyi itu terus menggannggunya.Sepertinya sang pengirim sangat membutuhkannya.Atau mungkin saja ada orang yang hendak mengorim makanan pikir aleta random.

Rafa Amit : Ta
                        Ta
                        Ta

Aletta :Apaan

Rafa Amit : Ta matiin lampu kamar gue dong 😄

Aletta : Ga penting amat.Lo merusak suasana gue.Gue ngumpulin niat buat belajar itu butuh waktu ga sedikit.Dan sekarang lo ngerusak pikiran gue.

Rafa Amit : ohh jadi gue ada dipikiran lo yaa hihii
Aletta : Bodo amat tai

Rafa : Haha.Oh iyaa jangan bilang nama kontak gue dihp lo maai "Rafa Amit".Ganti dong jadi Rafa ganteng lebih ganteng dari Rafi Ahmad hehe.Daahh

Aletta hanya membaca pesan itu.Dia tak mau memperpanjang pembicaraan yang hanya membuang waktu dan menguras pikiran,hati,jiwa,raga,rohani,jasmani seluruhnya.Dan sekarang niat untuk belajar hilanglah sudah.Aletta melirik jam diatas meja belajarnya yang menunjukan pukul 10 malam.Waktunya untuk mengistirahatkan jiwa dan raga...

-------

Hari ini adalah hari yang tak terlalu istimewa.Kalo boleh memilih Aletta enggan untuk sekolah.Selain karna ada ulangan sosiologi ada hal yang ingin aletta hindari yaitu Raffa.Dia cukup capek menahan perasaan terhadap Raffa.Ia tak mungkin untuk merubah perasaan terhadap sahabat menjadi cinta layaknya kekasih.Meskipun ada kesempatan yang bisa membuat mereka bersatu sebagai kekasih, Aletta lebih memilih menjadi sahabat karna baginya sahabt tidak akan pergi berbeda dengan kekasih.Ia tak akan sanggup membayangkannya.

Ada banyak didunia ini yang mengalami kisah seperti ini.Cinta terhadap sahabat sendiri. Sepertinya memang benar apa kata orang, tak akan ada yang bisa menjalin persahabatan berbeda gender . Tapi yang pasti kisah setiap orang pasti berbeda bukan?

Akhirnya dengan sangat berat mengangkat tubuhnya menjauhi singgasana a.k.a kasur, Aletta akhirnya menuju kamar mandi.

Hayoo siapa yang pernah suka sama temen sendiri hihi...
Kali ini ada Rafa dan Aleta yang akan menghadirkan ceritanya sekaligus memberikan cerita bahwa takdir itu ada...

Kalo suka kasih vote sama comentnya yaa..:)))

Sampai jumpa di bab selanjutnya❤

WWhere stories live. Discover now