Sapuan kuas alam yang seperti baru saja terlukis dengan bingkai udara yang bergandeng oksigen,sejuk..tenang...yang memabukan mata dan jiwa gadis yang tengah berdiri dengan mata yang meloncat keluar jendela kamar kecilnya.
"Sejuk..indah..mungkin aku tidak akan menikmatinya lagi"..ucap gadis mungil itu dengan nada penuh kekecewaan,.
"Kamu akan terus menikmatinya nak".potong ibunya yang tiba2 muncul di balik pintu kamarnya.
"Tapi usiaku..?"
"Kamu akan baik2 saja kok"
senyum manis untuk mencoba menenagkan buah hatinya itu..
Kesedihan kembali melanda gadis mungil itu memporak poranda hati dah ketenangannya.
YOU ARE READING
BINTANG
Teen Fictionsinar itu RAY,..ia adalah bahasa hati dalam cerita yang usai. RAY itu hangat,ia adalah alasan tenangnya samudra hati... ini adalah cerita sinar sinar yang usai dalam tugasnya, namun,sinar bukanlah satu penyesalan,.walau malam telah membawanya. Dalam...
