Lari.....
Aku terus berlari,sesekali aku melihat ke belakang,aku melihat dua orang berpakaian hitam masih mengejarku.
Hosh....
Hosh.....
Gila,ini masih dini hari dan aku sudah hampir berlari mengelilingi kota ini!!!,kurasa.
Hosh.....
Hosh.....
Aku sudah tidak bisa merasakan kakiku lagi,jantungku terus berdetak dengan cepat karena aku berlari dengan sekuat tenaga.
-Aku lelah benar benar lelah.
Air mataku sudah habis.tanda aku sudah lelah menangis.sisa sisa air mata masih ada dipipiku,hidungku juga sedari tadi mengeluarkan cairan.persetan dengan itu,yang penting saat ini aku harus lari sejauh jauhnya.
-tuhan kumohon tolong aku.sampai kapan aku harus berlari.
Aku melirik kebelakang lagi mereka masih jauh.bagus aku bisa istirahat sebentar.
Ku hentikan langkahku sambil membungkukkan badanku,aku mengambil nafas sebanyak banyaknya seakan akan aku tidak bisa melakukannya lagi.
Tapi aku tidak sadar dimana aku berhenti sekarang,kalian tau aku berhenti dimana,kuberitahu. aku berhenti di tengah tengah jalan!!.
kalian pasti berfikir ini masih pagi jalanan masih sepi.tapi sepinya jalan bukanlah hal yang bagus.seperti saat ini aku melihat kekanan dan
jeng..jeng..jeng..
Aku melihat sebuah mobil berjalan cepat ke arahku dan
Bruk....
Aku terlempar sejauh 5 meter dari tempatku.mobil itu memang menabrakku walau tidak keras tapi rasanya sakit.
Jika kalian tidak percaya coba saja.
kurasa badanku benar benar hancur.dapat kurasakan dari beberapa tulang rusukku yang patah sialnya aku masih hidup.
-sepertinya tuhan benar benar membenciku.
Kulihat seorang pria keluar dari mobil itu keluar bukannya mengkhawatirkan aku dia malah mengecek kondisi mobilnya.Menyebalkan andai aku bisa berteriak maka aku akan berteriak memaki dia.
Aku juga melihat pintu samping pengemudi terbuka. kurasa dia istri dari pria tadi.perutnya agak membuncit sepertinya dia sedang hamil.sekitar..emm ah apa peduliku dia saja tidak peduli kepadaku.
Dia melihat apa yang dilakukan suaminya lalu,dia melihatku dan buru buru mendekatiku,dia terkejud begitu pula suaminya.
-Akhirnya ada yang sadar dengan kehadiranku.aku bersyukur.
Bayangkan saja,darah mengalir di plipisku.darahku hampir menutupi sebagian wajahku.
Mereka lalu menggotongku ke mobil. sebelum aku masuk mobil aku melihat dari kejauhan dua orang yang berusaha menangkapku mereka melihatku.salah satu dari mereka sedang menelpon dan tetap menatapku.kemudian mereka berbalik.
Benarkah secepat ini mereka menyerah.jika begini aku akan berhenti di warung pinggir jalan dan meminta bantuan mereka dari pada berlari tak tentu arah seperti tadi.jika itu aku lalukan aku tidak akan celaka seperti ini.
Menyesal.heol!!! memang ada yang mau diposisiku saat ini. tiba tiba diculik,lari tak tentu arah,dan tertabrak.
Katakan apa kalian mau menggantikanku HAH??!!!
Katakan!!!!!!
Oke mari lupakan emosiku.
Sebenarnya aku masih beruntung dua orang ini masih mau mengantarkanku kerumah sakit.buka menggeserku ketepi jalan dan meninggalkan ku.aku cukup senang tentang itu.
KAMU SEDANG MEMBACA
RUN
Action'anakku larilah sejauh mungkin, jika jatuh bangkit dan mulai berlari lagi... lagi..... dan lagi.......' hanya itu yang aku ingat. Orang itu menyuruhku lari.iya, hanya lari.
