Ada pepatah yang bilang : disetiap pertemuan, pasti selalu ada perpisahan. Entah secara baik baik, atau secara menyakitkan.
------
Semua berawal disini 2tahun yang lalu...
-
-
-
*Kringgggg
Bel tanda akhir upacara pun selesai, calon murid baru segera memasuki ruangan yang tersedia nama nama mereka dan dituntun masing masing anak OSIS.
Seorang perempuan sedang mengawasi tes peserta didik baru itu berdiri didepan kelas, sambil memberikan arahan kepada calon calon murid baru. Dia perempuan berbadan pendek yang memiliki senyum manis dan memakai almet kebanggaan OSIS.
Perempuan tersebut bernama Syafa salah satu murid di sekolah SMA ABDI KUSUMA. Murid kelas 10 IPA yang termasuk anggota OSIS.
Syafa cukup dikenal banyak siswa maupun siswi karena ia gadis yang ramah, selalu ceria, bahkan kalo yang sudah dekat dengan Syafa, maka ia akan berubah menjadi anak yang pecicilan, suka menebar tawa kesemua teman temannya, tidak tau malu dan juga sangatt cerewet.
yahh cukup itu tentang Syafa..
Syafa berkeliling dalam kelas untuk memastikan, bahwa calon murid baru yang ia awas ini tidak ada yang menyontek satu sama lain, dan ketika keadaan hening karena semua fokus dengan soal soal yang diisi.
Syafa kembali duduk didepan kelas, 15 menit kemudian Syafa berdiri lagi dan memberitahu bahwa tes tulis sudah selesai.
"oke karena waktu tes tulis sudah selesai, saya akan mengambil kertas kertas kalian. Tunggu sampai ada pemberitahuan untuk tes lainnya." ucap Syafa.
Syafa dan 2 rekan OSIS nya pun langsung mengambil kertas jawaban dan soal dari setiap calon murid.
Tapi ketika Syafa sampai dimeja depan yang diduduki oleh Laki laki berseragam putih biru itu, Syafa diam sebentar karena merasa diperhatikan.
Lalu Syafa pun hanya membalas senyum pada laki laki yang masih berseragam putih biru itu, tanpa sengaja Syafa melihat sekilas namanya di seragam putih.
dia bernama Ilham Bagaskara.
Syafa pun tidak memperdulikannya ia hanya berjalan biasa menuju tempat tumpukan kertas soal dan jawaban. Sambil menunggu tes selanjutnya, keadaan kelas pun hening beberapa anak laki laki pun menatap Syafa.
Karena tidak suka dengan suasana seperti ini Syafa pun memutuskan untuk keluar kelas dan duduk didepan sambil menatap kebawah yang bertepatan dengan lapangan indoor sekolah.
Ketika Syafa menengok kebelakang ternyata anak laki laki yang bernama Ilham sedari tadi memperhatikan Syafa, karena merasa diperhatikan Syafa pun langsung melihat lihat kearah lain demi menghilangkan rasa gugup.
Ilham memiliki postur tubuh yang bagus dan tinggi, kulit nya yg berwarna sawo matang dengan alisnya yang berbentuk secara sempurna, hidung mancung, tatapan tajam, dan selalu tersenyum kecil, ditambah dengan gaya rambutnya yang menyamping menambah kesan cool pada Ilham.
Namun Syafa biasa saja, dan tidak terlalu memperdulikan hal tersebut.
-
-
-
-
*Halo ini cerita pertama saya, semoga kalian semua suka😊 selamat membaca...
YOU ARE READING
Nostalgia
Teen Fiction" Ketika kamu pergi begitu saja, aku merelakannya. Mencoba melihat sekali lagi apakah ada yang salah dalam hubungan ini? Ternyata tidak... Terimakasih telah membuatku paham. Bahwa kita hanyalah dua orang yang dipertemukan kembali, lalu saling mencin...
