1

45 3 3
                                        

Hari pertama bagi murid baru di SMA mengadakan Masa Orientasi Siswa. Gw merasa senang bisa masuk ke sekolah favorit yang gw impikan selama ini, walaupun masih banyak sekolah yang favorit entah kenapa gw milih sekolah ini. Sekitar jam 05.00 aku bangun sambil melihat jam,

"masih jam 5, gw ngantuk banget... Lanjut tidur aja lah" gumam gw. Saat gw mau balik tidur nyokap memanggil gw bangun.

"Seon, ayo bangun nak. Ini sudah jam berapa!" Gwsempat bingung, kenapa nyokap gw ngomong gtu.

"Ada apa sih mah, kan masih jam 5 pagi. Aku ngantuk banget mau tidur lagi." Nyokap gw nyamperin ke kamar.

"Jam lima apanya, jam kamu salah.... Ayo bangun!" Sambil berteriak. Gw gercep melihat jam di ruang tamu. Gw kaget njir dah jam 06.00. Gw ngambil handuk dan segera mandi. Setelah mandi gw sarapan bersama keluarga. Sedikit berbincang bincang mengenai hari pertama masuk sekolah. Gw diantar oleh nyokap ke sekolah. Sampai di sekolah aku bertemu teman SMP ku dulu.

"Seon..." Teriak Yeri manggil gw. Gw menengok kearah belakang, ternyata Yeri.

"Hai Yeri, lu sekolah di sini juga ya?" Tanya gw.

"Iya ma, kita satu sekolah lagi dah." Jawab Yeri senang. Kami mengelilingi sekolah baru kami, sembari menghilangkan rasa jenuh menunggu MOS dimulai. Beberapa menit kemudian bel berbunyi, semua murid baru berkumpul di lapangan untuk melaksanakan apel pagi. Apel dimulai dengan sambutan kepala sekolah, lalu disambung dengan sambutan ketua OSIS. Gw sama Yeri penasaran siapa ketua OSIS disini. Dan apa yang terjadi.... Ternyata si tengil yang gw benci jadi ketua osis. Gw nggak nyangka, kenapa dia bisa jadi ketua OSIS. Pinter aja enggak, dia cuma menang keren sama ganteng aja. Ketua OSIS itu adalah kakak gw sendiri, namanya Kim Jong In. Gw menggumam, Yeri sangat terpanah melihat ketampanan dari kakak gw. Padahal dia itu biasa aja (dasar otak mesum, sok ganteng, genit) gumam gw.

"Lu kenapa sih Seon, kelihatannya gak suka banget liat kakak lu?" Tanya Yeri.

"Ya pasti lah... Orang kek gitu jadi ketua OSIS, yang bener aja. Sebel gw liat mukanya yang sok ganteng itu." Ujar gw kesal.

Setelah selesai apel semua murid baru diperintahkan untuk masuk ruangan. Murid murid baru di beri pengarahan tentang KBM di SMA ini, tata tertib, menjelajahi atau mengenal letak-letak ruangan atau tempat tempat yang ada di sekolah. Saat akan menjelajahi tempat tempat disekolah sebelumnya di bagi kelompok. Gw berada di kelompok 4. Ada 2 pemandu di setiap kelompok, dan pemandu tersebut dari anggota OSIS. Pemandu dari kelompok gw yaitu Xiumin dan Chen. Xiumin adalah sahabat kecil gw dan Chen adalah si mulut ember yang selalu menyebarkan gosip gosip kecil yang baginya itu sangat menggemparkan. Kami dipandu untuk mengenali sekolah baru kami. Setelah selesai kami kembali ke ruangan. Salah satu kakak senior meminta untuk memasang nemtek yang telah kami bawa. Saat itu gw lupa bawa.

"Yeri, gw lupa bawa nemteknya... Gimana ini?" Gw cemas.

"Gw juga gak bawa kok tenang aja napa."jawab Yeri santai.

Iya aja emang dari dulu si Yeri gak pernah khawatir dengan Keadaan genting, biasalah anak swag. Ada kakak senior yang menghampiri gw dan Yeri. Dia menggebrak meja kami, siapa yang nggak kaget kalau ada kakak senior yang tiba tiba kayak gini. Namanya Seulgi.

"Mana nemtek kalian (sambil menggebrak meja), dipake cepat!" Dengan wajah jutek.

"Nggak bawa kak, ketinggalan dirumah." Ujar gw dan Yeri. Seulgi menatap dengan tatapan tajam, lalu Baekhyun menghampiri meja gw. Baekhyun adalah kakak kelas ku SMP dulu.

"Ada apa ini ribut-ribut?" Tanya baekhyun.

"Baru aja jadi adek kelas udah nggak tertib. Mereka nggak bawa nemtek." Memasang muka marah.

"Yaudah lah nggakpapa dimaklumi aja." Baekhyun bela gw dan Yeri. Sebenarnya Seulgi itu orangnya baik. Tetapi semenjak cintanya di tolak oleh Kim Jong In alias kakak gw dia mulai kasar dan ingin membalas perbuatan kakak gw ke gw. Baekhyun mulai memandang wajah gw. Gw mengalihkan pandangannya dengan gw ajak bicara.

"Hyun lu jadi anggota OSIS disini?" Tanya gw.

"Iya adek sayang." Jawab dua lembut. Apa apaan dia panggil gw adek sayang.

"Apaan sih, adek sayang segala."ujarku kesal. Lalu si Chen datang, dia menyelak pembicaraangw dengan Baekhyun. Sebenernya gw g suka tuh sama dia sejak smp gw benci banget.

"Ciee sayang sayangan ehemmm..."

"Ini lagi si Chen, pergi sana." Ujar Baekhyun. Baekhyun berkata kepada Seulgi untuk memaafkan adik adik barunya, tak disangka dia mengarahkan tangannya untuk mencakar gw. Gw menghindar, dan cakaran itu mengenai Baekhyun. Muka Baekhyun berdarah, dia di bawa ke UKS. Merasa bersalah, Seulgi meminta maaf dan mengobati Baekhyun di UKS. Gw berada di luar ruangan. Seulgi keluar dan menatap gw sinis. Gw masuk ke dalam UKS.

"Baekhyun lu nggakpapa?" Gw khawatir.

"Iya kok gw nggakpapa, lu juga kan." Tanyanya.

"Iya tenang aja gw nggakpapa, itu pasti sakit ya?". Tanya gw balik.

"Ahh enggak (tersenyum) cuma biasa aja." Jawabnya. Chen tertawa dan berkata.

"Hahahahahahaha, gak sakit apanya tadi aja mau na.....(tangan baekhyun menutup mulut Chen)"

"Nggak papa kok..hehehe" ujar Baekhyun. Merasa kesal Baekhyun mengancam Chen.

"Jangan macem macem lu. Kalo lu ngomong gw hajar lu, awas ya!" Ancam Baekhyun. Chen hanya diam dan menahan tawanya.

Gw dan Yeri pamit untuk kembali keruangan. Beberapa menit kemudian bel berbunyi, murid murid diperbolehkan untuk pulang. Gw pulang dengan Xiumin.




Tbc...

-Love You-// BAEKHYUN ❤Stories to obsess over. Discover now