Aku terbangun dari tidur indahku, kubuka selimut yang menutupi tubuh telanjangku sambil melirik kearah Afka yang masih terlelap. Afka kekasih yang terbilang cuek ini sudah membuatku jatuh cinta, walau kuakui dia tidak bisa menuntaskan nafsuku diranjang, bahkan hampir setiap kami habis melakukannya aku selalu pergi ke kamar mandi untuk menuntaskan nafsuku dengan dildo.
Mungkin Afka sudah mengetahiu kebiasaanku ini karena setiap kali aku telah mencapai klimaks denga dildo aku selalu lemas dan tertidur di kamar mandi, dan saat bangun tau-tau aku sudah berada di ranjang seperti saat ini.
FLASHBACK
Hari itu aku bertemu dengan Afka dalam keadaan mabuk berat, aku sendirian di sebuah bar, dan hampir diperkosa oleh seseorang andai saja Afka tidak membawa ku pergi ke rumahnya.
Saat aku mulai tersadar dari mabukku rasa pening seakan berdentum-dentum dikepalaku, aku merasakan ada sebuah lengan yang melingkar diperutku, saat aku hendak menyingkirkan lengan itu justru selimut yang menutupi tubuhku tersikap, dan kagetnya aku telanjang! Apa yang terjadi? Dimana aku? Orang ini siapa?
"Heiiii, ak..aku telanjang, apa yang terjadi??"
Saat itu aku syok, aku lemas, dan rasa perih terasa dibagian pangkal pahaku, aku mulai beringsut turun dari ranjang, sambil memandang pria yang dengan santainya memandangku.
"Kamu ingin tau kenapa kau telanjang?"
Aku tidak menjawabnya, aku hanya memandangnya sambil menahan amarah.
"Aku sama sekali tidak membuka bajumu nona, kau sendiri yang membukanya, lalu kau buka bajuku, ya aku tidak akan menolak selagi itu tidak merugikanku"
Aku menganga, ini tidak masuk akal, aku tidak percaya dengan ucapan pria ini.
"Bahkan kau masukkan sendiri barangku ketubuhmu sayang, kalau tidak percaya, lihat CCTV kamar ini, ada dikomputer sebelah sana"
Aku berjalan menuju komputer yang dia maksud, sambil membawa selimut untuk menutupi tubuhku.
Tapi saat aku melangkahkan kakiku yang ada hanya rasa perih, akhirnya aku terjatuh.
"Achh, sakit"
Pria itu tampak khawatir, lalu membopongku dan membaringkanku ke ranjang, dia mencoba untuk menarik selimutku, tapi aku menahannya, aku malu.
"Lepaskan selimutnya, aku ingin melihat apa yang sakit"
"Kau gila?? Apa yang ingin kau lihat hah!! "
"Aku sudah melihat semuanya, apa lagi yang kau tutup-tutupi heh? "
"Ta..tapi aku, a..aku malu"
"Sudahlah"
Pria itu langsung menarik selimut yang menutupi tubuhku, dann terlihatlah tubuh polosku.
Dia membuka pahaku, mencari-cari apa yang salah dengan bagian pangkal pahaku..
"Ini lecet" ucapnya sambil menyentuh bibir vaginaku
"Tolong, jangan disentuhh"
Aku memohon padanya, karena hanya dengan disentuhnya birahiku sudah meningkat.
"Sudah ingin lagi? Ya Tuhan kau ini gadis apa? Kmaren merenggut perjaka ku, kukira kau sudah tidak perawan jadi aku kasar, tapi ternyata, ada bekas darah disini"
Pria itu benar-benar peka, hanya dengan melihat putingku yang berdiri dia sudah mengetahui keinginanku, akhirnya dengan sedikit malu aku berkata.
"Buat aku keluar sekali saja, aku mohon"
"Tapi vaginamu lecet, aku tidak ingin ini tambah parah"
"Ku mohon"
"Aku akan mengobatimu dulu"
"Jika tidak mau, tinggalkan saja aku sndiri, jangan obati aku"
"Keras kepala, baiklah baiklah, sekali kan? "
Belum sempat aku menjawab pertanyaannya dia sudah membuka pahaku lagi, lalu mulai menjilati klitku.
"Ahhhhhh shhhhh, akku ti..tidak tauu nama..aamu ohhhhh, lanjutkannn oughhhh, hisapp nghhhh"
Dia menghentikan jilatannya sejenak.
"Aku Afka"
Lalu dia mulai menghisap klitku sambil sesekali menjulurkan lidahnya memasuki vaginaku.
Ada sedikit rasa perihh, tapi ini sungguh nikmat, ini pengalaman pertamaku, bahkan sebelumnya aku tidak berani mencobanya dengan pria-pria yang mengajakku, dan sekarang pria takku kenal ini malah berada diantara pahaku.
Hampir 5 menit dia mempermainkan vaginaku, dan sebentar lagi aku akan mencapai klimaks.
"A.aafka oughhhhh akuuuu ohhh, ahhh shhhhhhh oughhhhh akuuuu keluarrr ahhhhh"
Tubuhku menggelinjang, pahaku sedikit terangkat, Afka masih menghisap cairan yang keluar dari vagina ku, dia meminumnya, lalu aku lemass, dia berdiri memandangku.
"Kau milikku sekarang!"
"Apa maksudmu?"
"Kau kekasihku mulai kemarin malam!!"
"Hah?"
Dalam keadaan telanjang, lemas, aku bingung dengan perkataannya yang posesif itu, Dia mengklaim kepemilikanku?
.
.
.
.
.
Tbc
20 votes untuk NEXT PART
♡♡♡♡
KAMU SEDANG MEMBACA
LOVE OR SEX [21+]
Teen Fiction#6 - 20 agust 2018 #5 - 22 agust 2018 #4 - 28 oktobr 2018 #69 in NC (19 des 2018) Arsha.. Aku milik mereka berdua??. Afka.. Aku mencintainya, entahlah? Aku nyaman saat bersamanya, dan melihatnya bahagia bersamaku adalah hal yang akan selalu aku laku...
![LOVE OR SEX [21+]](https://img.wattpad.com/cover/145087003-64-k903497.jpg)