Ramai. Begitulah satu kata yang Mengambarkan suasana di kelas XI.2 Hari ini adalah hari pertama masuk sekolah tahun ajaran baru. Semua murid sibuk ke sana ke mari untuk berkenalan satu sama lain.
Pagi hari ini adalah hari pertama Ralra masuk kelas XI.2 kelas yang ramai dengan para murid-murid baru yang baru berpindah tahun ajaran.
"Kira-kira siapa yang bakal jadi walikelas kita," ucap Ralra
"Ya berdoa aja, semoga gurunya enggak galak," ucap cewek berambut pendek itu. Namanya adalah Laura. Laura ini adalah sahabat Ralra sejak kelas X.3 , mereka saling mengenal saat berjumpa pada satu eskul yang sama.
"Iyaa semoga aja sih gurunya juga engga kiler-kiler amat," ucap Okta, teman kecil Laura. Mereka berteman sejak kecil. Mereka bertemu karna kedua orang tua Laura berpindah tugas di Jakarta. Jadi, bisa dikatakan kalau Ralra adalah orang baru di lingkup persahabatan mereka. Tapi keduanya mau menerima Ralra dengan baik.
"Iyaa semoga aja sihh hhe," ujar Ralra kepada kedua sahabatnya.
Koridor kelas begitu ramai dengan para murid-murid yang berkeliaran untuk pergi ke kantin. Saat itu Ralra sedang berdiri di depan pintu kelasnya, tiba-tiba seorang cowok datang tanpa sengaja dan menyenggol tangan Ralra.
"Eh, lo jalan punya mata enggak sih, apa lo enggak liat di sini ada orang," ucap Ralra kepada cowok itu.
"Ya lo aja yang ngalangin jalan gue, lo kenapa di situ kaya engga ada tempat lagi aja," ucap seorang cowok itu
"Ya suka-suka gue, emang lo kira ini sekolah punya nenek moyang lo," ucap Ralra
"Terus kalo sekolah ini punya nenek moyang gue maunya lo apa?" ucap cowok itu.
"Ahhh udah deh terserah lo, males gue ngeladenin cowok kaya lo yang gatau diri. Udah salah enggak mau ngaku. Cowok Tuh HAH," ketus Ralra kepada cowok itu.
"Lo apa gue nih yang gatau diri? Jelas-jelas lo berdiri di depan pintu menghalangi jalan, nggak sadar sama badan," ucap cowok itu.
Mata Ralra melotot. "Lo ngatain gue gendut?!"
"Gue nggak bilang gitu ya." Cowok itu mengeluarkan senyum tengilnya. Kemudian langsung pergi meninggalkan Ralra.
"Dasar cowok rese!!" jerit Ralra tertahan.
"Nama gue bukan cowok rese, tapi Damar. Catet tuh, DAMAR."
"Bodo amat, gue nggak nanya!" teriak Ralra.
"Ya gue kan cuma ngasih tau, kali apa lo naksir sama gue abis ituu stalk ig gue langsung di follow terus nanti cht gue Intro dong" Ucap cowok bernama Damar itu diakhiri dengan tawa.
"Najis" Sinis Ralra kepada Damar.
"Mau gue halalin? Sini gue halalin." Ejek Damar kepada Ralra.
Ralra menggeram kesel kepada cowok itu, dan Damar pun pergi tanpa merasa bersalah.
Dan ini lah awal dari kisah Ralra dan Damar.
YOU ARE READING
DAMAR
Teen FictionRalra Denaya. Cewek jutek, yang mempunyai muka datar layaknya wanita dingin. Dan wanita The most wanted, dengan badan yang cukup mungil dan memiliki muka yang imut. Damar Andrian. Cowo nyebelin, Bad boy yang sangat suka mencari masalah dengan guru...
