KARMA KARINA

53 6 0
                                        



Namaku Karina Zahra Anggita. Umurku 17 tahun, masih sekolah di SMA Cahaya Harapan Jakarta, dan asalku dari Bogor. Sekarang aku tinggal bersama Ibu, Ayah dan Adisty adikku, murid di SMP Negeri 15 Jakarta, kelas 9 dan dia adalah Ketua OSIS disekolahnya.

Oh iya, sebelum aku lanjut, Ayahku adalah seorang pensiuan TNI AL, dia baru saja pensiun setelah tugas terakhirnya di Nusa Tenggara Timur. Aku senang karena sekarang kita bisa berkumpul kembali. Aku, Ayah, Ibu dan juga Adisty.

Baiklah, aku akan mulai menceritakan kisah cinta masa SMA ku pada kalian, semoga kalian bisa terhibur oleh ceritaku.

Nyata atau tidaknya cerita ini, kalian boleh pikirkan itu sendiri.

HARI PERTAMA

Liburan akhir semester sudah berakhir, dan sekarang adalah hari pertamaku masuk sekolah setelah berlibur, ya...walaupun gak kemana-mana sih hehe.

Biasanya, aku diantar jemput oleh Pak Omar, tukang ojek pangkalan yang disuruh ayahku untuk menjadi supir antar jemputku ke sekolah. Namun, dia sudah tidak bisa mengantar jemputku sekarang, dia meninggal karena kecelakaan sekitar empat hari yang lalu. Dia meninggalkan seorang istri dan dua anak kembarnya yang masih duduk dibangku kelas 3 sekolah dasar.

Setelah Pak Omar meninggal, mau tidak mau, aku terpaksa harus memesan ojek online. Memang terkadang aku memakai ojek online untuk berangkat ke sekolah jika Pak Omar berhalangan untuk mengantarku, tapi kali ini aku memang harus berlangganan ojek online untuk sampai ke sekolah, hufft....

Kalau pagi, biasanya tarif ojek online dari rumahku ke sekolah 8.000 rupiah, tapi karena sekarang diskon, entah diskon karena apa, tapi tarifnya menjadi 5.000 rupiah untuk sampai ke sekolahku, yeay hahaha.

Sesampainya disekolah, aku merasa aku akan memulai perjalanan yang baru lagi, setelah semua yang kucapai. Menjadi Ketua OSIS, mendapatkan juara 1 dikelas, menjadi murid berprestasi pilihan kepala sekolah, itu semua telah kucapai. Namun entah mengapa saat itu aku berpikir aku akan mendapatkan hal baru yang melebihi semua itu, apa itu? Entahlah, aku juga bingung.

***

Aku sekolah di SMA Cahaya Harapan, banyak sekali cerita sekolahku yang ingin kusampaikan kepada kalian, tapi karena ini adalah buku tentang kisah cintaku bersama dia, aku tidak bisa bercerita banyak tentang sekolahku, hanya sedikit dan kalian bisa mengetahuinya sendiri jika sudah membaca buku ini sampai habis.

"Rinaaaaaaaa, kangenn hahaha.." teriak Hani kegirangan sambil memelukku

"Eh berisiklu ih masih pagi...", "iyaiya sama gue juga Hanii" jawabku dengan membalas pelukannya

"Eh eh Rin, lu tau ga?.."

"Nggakk!"

"Ih serius nih, ada anak baru, cakeppp bener dah asli" sambil menunjukkan foto yang ada di hp nya, tapi aku gak liat

"Trus? Gue harus bilang WOW gitu?"

"Yeh asli nih gamau tau? Nyesel nanti"

"Ngga perluu, gabakal. . ., eh nanti istirahat anter gue ya, ke kantor ketemu Pak Rusli."

"Ngapainlu? Osis?"(maksudnya urusan osis),

"Iya, anter pokonya nanti ya"

"Iyaaiyaiya bu Ketua!!" jawab Hani dengan hormat

Rina adalah panggilanku disekolah, Hani itu adalah sahabatku dari kecil, namun, semenjak dia pindah rumah jadi jauh deh, kita ketemu hanya disekolah, ya walau kadang-kadang suka hangout bareng juga sih.

KARMA KARINAWhere stories live. Discover now