Memendam rasa yang sesungguhnya adalah saat kamu berada diposisi (Nama kamu) Raini Nasution.
Gadis yang baru mencium harumnya cinta harus merasakan pedih saat dia harus memendam perasaannya kepada seorang pria bernama Iqbaal Firdaus.
"Aku mencintaimu, tapi aku tidak bisa mengungkapkannya. Izinkan aku bilang TIDAK!"
(Nama kamu) pernah membuat tulisan itu pada karton dan sengaja ia tempel ditembok kamarnya. Bukan hanya kata-kata itu.
"Jika kamu menganggapku TEMAN, aku akan menganggapmu SAHABAT. Jika kamu menganggap aku tak pantas bersamamu, aku mundur, dan memilih pergi.."
Dan masih banyak lagi. Dan tulisan itu hanya ditujukan pada satu pria, Iqbaal Firdaus.
Kurang lebih dua tahun (Nama kamu) memendam perasaannya. Dan bagi (Nama kamu), waktu seakan mempermainkan dirinya.
Dia mencoba berpikir jika waktu akan merubah perasaannya menjadi lupa. Tapi ternyata tidak, jangankan lupa, setiap hari dia bertemu dengan pria bernama Iqbaal.
Dan suatu hari, waktu merubah hari ini menjadi indah. Dimana teman-teman sekelas (Nama kamu) sengaja menjodohkannya dengan Iqbaal. Dan disitulah, teman-temannya berandai-andai dan membuat lelucon tentang keduanya yang berpacaran.
Gosip menyebar secepat kilat, dalam kurung waktu 3 hari. Kabar Iqbaal berpacaran dengan (Nama kamu) menjadi viral di sekolah.
Iqbaal yang notabenya murid pintar di kelas XI Administrasi Perkantoran, cukup terkenal dikalangan guru dan murid. Tentu saja mereka terkejut dan mulai bertanya-tanya, bahkan ada yang tidak menyangka. Ada juga yang langsung percaya.
Dan semenjak kabar ini menjadi viral, Iqbaal maupun (Nama kamu) selalu dihujami pertanyaan yang membuat mereka mengernyitkan kening.
"(Nama kamu), lo pacaran sama Iqbaal?" tanya teman (Nama kamu), Rifda, dia yang paling heboh di kelas.
(Nama kamu) menggelengkan kepalanya dan kembali fokus dengan ponsel yang sedari tadi ada ditangannya.
"Serius (Nama kamu)!" ujar Helma, dia teman (Nama kamu) yang lain.
(Nama kamu) tersenyum, "Gue serius!" jawab (Nama kamu).
Helma dan Rifda saling menatap dan mereka berbicara serentak seraya menuding (Nama kamu) dengan satu telunjuk.
"Bohong!"
(Nama kamu) memutar kedua bola matanya malas, lalu dia tersenyum miring.
"Kok senyum-senyum? Kelihatan banget bohongnya." ucap Rifda.
"Hm.." (Nama kamu) hanya berdehem karena dia sudah sangat jengah menjawab pertanyaan teman-temannya yang menurutnya tidak berbobot.
Dan tibalah saatnya (Nama kamu) menyandang julukan yang menurutnya sangat tidak nyambung. Tapi dia berhasil senyum-senyum gak jelas karenanya.
"Anjay! Nama facebook Iqbaal Firdaus berubah jadi Raden Kian Santang!" teriak Fenly, dia begitu heboh dengan apa yang baru dia temukan saat dia membuka aplikasi facebook di ponselnya.
Lantas mereka yang berada di kelas mengeluarkan ponsel dan memeriksa facebook. Dan mereka melihat akun Iqbaal Firdaus yang kini berubah nama.
Sang empunya akun hanya mendengus kesal dan berusaha tetap fokus dengan buku Bahasa Indonesia yang dia pegangi.
"Raden Iqbaal Firdaus.."
Luthfia membacakan nama akun facebook yang mereka maksud, lalu dia tertawa. Dan yang lain ikut tertawa, termasuk (Nama kamu).
"Wuanjir, Raden.."
"Wah, Raden terhormat!"
"Asw, namanya hebat, Raden, kayak Raja gitu.."
Itulah berbagai komentar yang diucapkan secara lisan oleh mereka yang berada di kelas XI Administrasi Perkantoran.
"Kalo Iqbaal udah punya julukan Raden, berarti (Nama kamu) jadi Ratunya.." teriak Alwan.
Seketika kelas terasa sunyi, bahkan jangkrik tidak bersuara.
"Cocok tuh!" ujar Lika, lalu dia tertawa. Dan memecahkan suasana.
Kini suasana kelas kembali riuh.
"Gak nyambung banget. Dimana-mana Ratu itu disandingin sama Raja." ucap (Nama kamu).
"Alah, Raden dan Ratu juga jadi." ucap Bastian.
"Pada gila semua, sedeng lu semua." ujar Iqbaal.
"Alah, bilang aja kalian berdua seneng." ucap Rifda.
Iqbaal dan (Nama kamu) menyerah. (Nama kamu) menyembunyikan semburat merah dipipinya.
(Nama kamu) merasa bingung dengan perasaannya. Dia senang atau tidak dengan kejadian ini?
Hatinya merasa senang, tapi dia melihat Iqbaal, mencoba memikirkan pria itu. (Nama kamu) tidak tahu perasaan pria itu, dia takut, takut semakin pedih.
Dan Iqbaal, dia tidak mengetahui perasaan (Nama kamu).
Dia tidak tahu gadis itu memendam rasa, kurang lebih 2 tahun ini. Tepatnya selama dia bersekolah di SMK Negeri 06 ini.
***
Bagaimana kelanjutannya?
Apa Iqbaal Firdaus memiliki perasaan yang sama dengan (Nama kamu)?
Bagaimana kisah cinta Raden dan Ratu ini?
Maafkeun gaje, baru pemula.
Jangan lupa folow, dan vote.
YOU ARE READING
Raden & Ratu
Teen FictionKisah ini hanya rangkaian cerita cinta yang dialami remaja. (Nama kamu) Raini Nasution, gadis hitam manis, kalem, ramah, murah senyum, dan hobi ketawa ini menyukai teman sekelasnya. Iqbaal Firdaus, pria jangkung, berperawakan kecil, tampan, dan pint...
