Aku mempunyai sebuah gangguan yang konon kata nya hanya para lansia lah yang mengidap gangguan itu, gangguan nya kalau diterjemahkan dalam bahasa awam adalah pelupa, kalau dalam bahasa gaul nya pikun, kalau dalam bahasa Inggris nya adalah forget. Karna itu setiap aku berkenalan dengan orang baru, aku akan lupa langsung dengan nama atau wajah mereka disaat kata yang paling ditakutkan sepasang kekasih terjadi yaitu perpisahan.
Contoh nya saja saat aku pergi makan disuatu cafe dengan gebetan ku yang bernama Diana, dan dia datang membawa teman cewek nya.
"Kenalin teman aku, nama nya Zyta", sahut gebetan ku yang mencoba memperkenal kan ku dengan teman nya.
"Zytaaa",
"Roberr", jawab ku dengan gaya sok keren, seperti para prajurit perang yang pulang kekampung halaman setelah bertempur dengan ribuan musuh.
"oh iya say kamu mau pesan apa?"sahut Diana
"Aku pesan air sempayang aja, ada nggak?"
Zyta pun langsung tertawa lepas, setelah mendengarkan suara merdu ku yg memesan air sempayang,
"Mana ada air sempayang dicafe",jawab diana sedikit kesal
"Hahaha,aku coklat panas aja satu"
Kami pun bercerita bertiga, seperti lomba debat yg hanya mempertemukan tiga peserta. Diana yang baru menjelas kan pendapat nya berargumen dengan Zyta yang terus mempertanyakan pendapat Diana, sedangkan Rober hanya berdoa kepada tuhan agar bencana besar tidak terjadi, karena dua calon emak-emak sedang berperang argumen seperti layak nya pertempuran Palestina dengan Israel.
Lalu aku pun izin ke toilet, untuk menjawab panggilan emergency dari alam yang dari tadi telah mem misscall ku. Setelah aku balik ketempat duduk dari toilet
"Oh iyaa,btw Fira tinggal dimana?"
"Fira siapa?"Zyta kebingungan
"iya kamu,Fira kan?"
"Bukan Fira, namaku Zyta"
Aku pun langsung terteguk, di iringi ceceran keringan yang membasahi bajuku karena saking malu nya, bagaimana tidak baru sebentar ditinggal ke toilet, aku langsung lupa dengan nama Zyta.
Akhir nya pelayan datang dengan makanan yang kami pesan tadi, sekaligus menyelamat kan ku dari zyta karna rasa malu ku, Tanpa memperpanjang mukhodimah aku pun langsung memakan makanan yang telah siap di hidangkan.
Entah apa sesungguh nya yang terjadi pada diriku, mengapa aku bisa ditimpa dengan hal yang aneh seperti itu,mengapa aneh? "Karna aku baru berumur 18 tahun dan telah didiagnosa oleh tuhan mempunyai penyakit pelupa".
Di rumah aku berkonsultasi dengan Rayken, dia adalah saudara laki-laki ku yang baru berumur 10 tahun.
Mengapa aku konsultasi dengan Rayken?, diriwayatkan oleh diri nya sendiri bahwa Rayken memiliki ilmu yang sangat sakti mandra guna, dirinya mendapat kan ilmu-ilmu itu setelah menonton film Harry Potter, film yang sangat fenomenal, yang menceritakan seorang anak bernama Harry yang mempunya kekuatan sihir yang sangat luar biasa untuk membasmi para penyihir jahat dan iblis.
"Ken, apa solusi nya supaya penyakit pelupa abang bisa hilang"
"Tenang bang, Rayken tau solusinya", seperti seorang Harry potter yang sedang membaca mantra untuk mengusir para vooldemort, rayken pun mulai beraksi.
Entah apa yang ada dibenak anak ini, tapi satu yang pasti, Rayken sudah jauh berubah, dari anak yang sebelum nya hanya memegang mainan sambil mengemut permen tangkai, kini dia berubah menjadi seorang anak yang memegang sebuah tongkat, memakai jubah dari kain badung nya waktu masih bayi, dan memakai kacamata bulat layak nya Harry potter sungguhan.
"imprento golando protesto ronaldo ronaldinho cassano eto'o purwantoooo", mantra siap dibacakan
"jadi apa solusinya Ken?"
"solusinya beginii", Rayken memberikan ku sepucuk surat.
"surat nya jangan dibuka dulu, nanti kalau sudah sampai waktu nya baru dibuka"
Aku mengangguk kan kepala, seperti korban hipnotis, aku hanya terdiam terpaku dan membisu.
"pergi lah engkau wahai abang ke gerbang Rumah Sakit,selepas sampai disana, baru abang buka surat itu", sabda Rayken.
Aku kembali mengangguk kan kepala, seperti korban hipnotis lagi, tapi kali ini semua barang ku sudah raib yang tinggal hanya lah celana dalam dengan gambar Batman dan asisten paling setia nya adalah Robin.
Sesampai nya digerbang Rumah sakit, tanpa berpikir panjang kali lebar kali tinggi, aku langsung membuka surat wasiat dari Rayken tadi, yang ternyata isi nya adalah "Teruskan lah langkah mu, hingga kamu bertemu dokter dan berobat lah"
Aku menjadi kesal kegirangan kayak orang gila yang kehabisan infus dirumah sakit jiwa, karena telah dikerjai oleh seorang anak kecil, yang kencing aja masih belum lurus.
Haii guyss, ini cerita pertamaku di wattpad baru aku😊, semoga kalian suka😁😁😁
Jadi mohon berikan kritikan dan saran kalian ya guyss😊😊, karena itu sangat berarti untuk karya ku kedepan nya😉😁
Terima kasih😊.....
YOU ARE READING
MENCOBA
HumorSaat itu ada siswi baru pindahan ke sekolah kami, kebetulan atau sudah emang jodoh dia ditempat kan se kelas dengan kami. Namanya adalah Dylan, dia siswi pindahan dari jakarta. Prilaku nya yang sopan ditambah kecantikan nya yang tiada tara, membuat...
