"Mau sampai kapan kamu disini? Pantatnya nggak pegel apa." Seorang laki - laki tiba - tiba datang memecah lamunan seorang gadis. "Mendung loh, mau hujan."
Gadis itu mendengus. "Aku masih mau disini." Dia tersenyum manis menatap senja sore ini. Kedua tangannya terbentang, menghirup udara segar nan dingin.
"Tapi ini mendung," terselip rasa khawatir dari ucapannya. Dia menghampiri gadisnya itu, duduk disampingnya. "Aku suka moment saat kita berdua kaya gini," gadis itu menatap laki - lakinya. "Aku suka saat kita sebelum hujan." Laki - laki itu memalingkan wajahnya.
Saat setelah hujan, sangat terlihat awan pekat dihatimu.
Entahlah, pandanganmu kini sulit diartikan -Davika Reva Wulandari.
Davika : Mudah berbicara, seni, menikmati hidup
Reva : Hujan
Wulandari : Bidadari
★★★
Jika pelangi itu benar adanya, aku tidak percaya.
Jika pelangi itu tertangkap retinaku, aku yakin itu fatamorgana -Devian Ghaith Darga
Devian : Pemimpin
Ghaith : Hujan
Darga : Langkah Yang luar biasa
KAMU SEDANG MEMBACA
Saat [kita] Sebelum Hujan
Teen FictionSatu kata dari masing - masing nama mereka mengartikan hujan. Mungkin itu kebetulan. Tetapi salah satu dari keduanya membenci hujan. Yakinlah! Akan ku buat sama indahnya sebelum hujan dan setelah hujan. Dan kau akan menyukai keduanya. [Nggak tau c...
![Saat [kita] Sebelum Hujan](https://img.wattpad.com/cover/127220596-64-k457219.jpg)