Bismillahirrahmanirrahim..
•••
Budayakan memvote sebelum membaca dan berkomentar setelah membaca, biar apa? biar saya makin semangat nulisnya :')
•••
Bayangkan, gimana jadinya apabila dua hati yang sama sama cuek, keras kepala, kemudian dijadikan menjadi satu dalam sebuah ikatan pernikahan.
Belum lagi pernikahan mereka terjadi bukan karna keinginan masing-masing, melainkan karna paksaan orang tua. Itulah yang kini dirasakan oleh Gibran Matulewa Riansyah dan Keyla Rafika Jhonson.
•••
Pukul 07.00 pagi, keluarga Riansyah sedang melakukan sarapan pagi dirumahnya.
"Gibran, papa harap kamu pulang cepat hari ini, supaya besok-besok tenaga kamu fit, karna lima hari lagi adalah hari pernikahan kamu dengan Keyla, dan seperti yang sudah kita sepakati sebelumnya, bahwasanya kamu akan papa nikahkan dengan putri teman papa"
"Iya pa" jawab Gibran seadanya sambil melangkah keluar rumah menuju kampusnya.
"Paa, jangan terlalu menekan Gibran, kasian dia" ucap mama Sonya mengingatkan.
"Kalau nggak di kerasin, dia nggak bakalan mau dengerin kita ma, buktinya setelah diancam, baru dia mau nurut sama permintaan papa" ucap Rian (papa Gibran) tersenyum bangga.
"Yaudah terserah papa deh, mama ngikut aja, asalkan Gibrannya bahagia" ujar Sonya pasrah.
"Nah gitu dong ma, mama tu emang harus ngedukung rencananya papa" balas Rian cepat.
"Yaudah kalau gitu, papa pergi kekantor dulu ya, Assalamu'alaikum".
"Walaikumsalam, hati-hati pa" ucap Sonya sambil mencium tangan Rian.
•••
"Pi, kenapa sih Keyla harus dijodohin segala? kan Keyla udah punya pacar, nanti nasib pacar Keyla gimana?" gerutu Keyla bergelayut manja di samping papinya.
"Keyla, papi ngejodohin kamu itu supaya nantinya kamu bisa hidup bahagia sayang" ujar Jhonson menjelaskan.
"Gimana Keyla bakal bahagia, orang Keyla nikahnya bukan sama Fahri" gerutu Keyla.
"Keyla, kamu itu percaya deh sama mami dan papi, mami yakin, nantinya setelah kamu menikah dengan Gibran, hidup kamu pasti bahagia sayang" ujar mami menambahkan.
"Yaahh mami, mami itu nggak kenal Gibran, dia itu orangnya cueeek pake banget, trus dia itu juga songong banget, dan suka sok kecakepan kalau udah sampai dikampus" ujar Keyla panjang lebar.
"Kayak kamu nggak cuek aja, lagian ya, dia itu bukan sok kecakepan, tapi emang cakep" hihi ucap mami tertawa malu-malu.
"Ih pi, liat deh mami, udah tua juga masih aja keganjenan, hem yaudah Keyla kekampus dulu deh, see you" ucap Keyla sambil mencium tangan kedua orang tuanya.
•••
07.20 at Universitas Bandung Raya
"Anjirr si Gibran kenapa sih bisa ganteng begitu?"
"Tau, kapan ya gue bisa deket sama Gibran?"
"Ngimpi lo, nggak bakalan bisa lo dekat sama Gibran, orang dianya aja cuek banget"
"Iyasih, tapi... Ahh Gibran juga kenapa harus cuek banget jadi orang? Nggak tau apa kalau gue tu jatuh cinta banget sama dia!"
"Udah lo sabar aja din, mungkin belum saatnya lo deket sama dia"
"Mau sabar sampai kapan nin? Udah dari semester satu gue naksir dia, eh dianya nggak pernah peduli" keluh Dinda.
"Din, menurut gue, lo mending mundur aja deh, soalnya menurut kabar yang gue denger, si Gibran bentar lagi bakalan dinikahin sama anak teman bokapnya"
YOU ARE READING
"Not" Perfect Couple
RomanceGimana jadinya apabila dua hati yang sama sama cuek, dijadikan menjadi satu dalam sebuah ikatan pernikahan, belum lagi pernikahan mereka terjadi bukan karna keinginan masing-masing, melainkan karna paksaan orang tua. Kira-kira mampukah akhirnya mere...
