"Pagi, Bunda!" sapaku pada bundaku yang sedang menyiapkan sarapan pagi untukku. Bunda berbalik dan membalas sapaanku dengan senyum dan sebuah kecupan singkat di kening.
"Duduk, lalu habiskan sarapanmu," ucap bunda sebelum meninggalkanku menuju dapur. Aku segera menghabiskan sarapanku dengan buru-buru, karena jam sudah menunjukkan pukul 07.25. Itu berarti tiga puluh lima menit lagi kelas pertamaku dimulai.
Aku Vio. Gadis berusia 20 tahun dengan kepribadian ceria. Di sini, di rumah ini, aku hanya tinggal berdua dengan bundaku. Kedua orangtuaku bercerai saat aku masih duduk di bangku SMP. Setelah bercerai, aku tinggal bersam abunda. Sedangkan ayah, beliau menikah lagi dengan seorang wanita yang kuketahui bernama Bella. Meskipun telah lama berpisah, ayah dan bunda tetap menjalin komunikasi yang baik.
Aku sangat menyayangi bunda. Begitupun bunda, ia sangat menyayangiku. Tentu saja, aku adalah satu-satunya harta berharga yang dimilikinya sekarang. Sejak kecil, bunda selalu memanjakanku. Selalu memasakkanku saat aku lapar. Selalu terjaga hingga larut ketika aku pulang terlambat untuk melihatku pulang dengan selamat atau sekedar membukakan pintu untukku.
Tapi itu dulu. Beberapa bulan lalu. Kini itu hanyalah masa lalu. Semua kini hanya tinggal angan. Jika kalian bertanya apakah aku menginginkan kehidupanku yang dulu, tentu akan segera kujawab YA. Kenapa? Karena kini sikap bunda padaku berubah. Bunda yang dulu menyayangiku, kini mengacuhkanku. Bunda yang dulu memanjakanku, kini mengabaikanku. Bunda yang dulu selalu bersamaku, kini tak lagi peduli padaku.
Hingga akhirnya, perasaan tersebut muncul. Perasaan ini akhirnya membuncah. Sampai aku tak sanggup lagi menahan segala rasa yang selama ini tertahan di dadaku. Perasaan ini, bukanlah perasaan sayang atau sejenisnya, jika itu yang ada di pikiran kalian. Ini adalah perasaan marah, kesal, dan kecewa yang menjadi satu. Karena kini, AKU BENCI IBUKU.
YOU ARE READING
Regret
Short StoryIbuku yang dulu menyayangiku kini mengacuhkanku. Ibuku yang dulu mengasihiku kini tak peduli padaku. *** Kisah seorang anak yang tak lagi merasakan kasih sayang sang Ibu. Kisah perjuangan seorang ibu yang sesungguhnya. Ibu, sang Malaikat tanpa saya...
