Prolog

8 3 0
                                        

Aurora menatap cowok di depannya tak percaya. Ia yakin ada yang salah di depannya.

"Jadi akhirnya kayak gini?" ucap Aurora menahan semua emosinya. Tangannya sudah mengepal kuat dan bersiap melayangkan bogemannya. Matanya semakin barkaca-kaca menahan tangis.

"Besok temui aku di cafe biasa. Aku mau jelasin semuanya, kamu harus datang jam 7. Kalau sampai 1 jam lebih kamu gak dateng aku bakal cari kamu sampai ketemu." Ucap Revon sembari menarik Kanaya yang sedaritadi ia gandeng.

Tangisan Aurora pecah saat Revon pergi. Ia tak mengira semua akan seperti ini.

Time StepsBağımlısı olacağınız hikayeler. Şimdi keşfedin