Hari baru menyambut kota Seoul lagi. Dengan hangatnya, sang mentari menyapa semua warga Seoul, memaksa mereka semua untuk membuka mata mereka, seolah menyuruh untuk siap dengan tantangan yang akan mereka lewati hari ini.
Dengan lenguhan malas, pria bersurai pirang itu bangun dan mematikan alarmnya yang sedari tadi berteriak. Ia membuka gorden kamarnya, matanya melihat pemandangan yang terlihat jelas dari jendelanya--sibuknya warga Seoul pada pagi hari-- ia melihat kalendernya.
Senin, 14 Juni 2012.
Hari pertama ia menjadi murid SMA tahun kedua. Lekas ia pergi ke kamar mandi dan membersihkan dirinya.
__
"Tuan Muda Min. Anda harus bersiap untuk sekolah" seorang pria berumur sekitar 25 tahunan dengan pakaian seragam hitam putih itu menggoyangkan tubuh putih pucat dengan surai hitam yang masih asyik dengan mimpinya.
"Tuan muda Min. Bangunlah." Masih tak ada pergerakan.
"Min Yoongi." ucap pria itu dengan suara berat dan desahan kesal, yang akhirnya dibalas dengan lenguhan malas dari sang pemilik nama.
"Astaga. Ada apa?" Balasnya malas. "Kau harus bersiap untuk sekolah. Ini hari pertama mu bersekolah di Seoul. Kau tak ingin terlambat bukan?" Ucap pria itu mencoba untuk tetap sabar.
"Oh astaga! Aku lupa!" Cowok bernama Yoongi itu terlompat dari tempat tidurnya, segera berlari ke arah kamar mandi.
__
Dan, disini lah Cowok bersurai pirang itu sekarang. Cowok ber- name Tag 'Park Jimin' itu berdiri didepan pintu kelas yang sama sekali tak ada orang didalamnya. Sekolah memang masih sepi. Mungkin karena ini adalah hari pertama untuk tahun ajaran baru jadi banyak murid yang mungkin membolos atau datang agak siang.
Ia mengecheck Jam yang tertera di telepon genggamnya.
7:00 am.
Bagus. Ia datang 1 jam lebih cepat. Sekolah baru mulai pada pukul 8:00.
Ia mendengus kesal dan memilih untuk berkeliling sekolahnya.
Sudah 10 menit ia berkeliling. Tanpa alasan dan tujuan yang jelas. Siswa juga sudah mulai berdatangan.
"Oi, Park Jimin!" Merasa terpanggil, Jimin menolehkan kepalanya. Berusaha mencari asal suara tersebut.
"Eh? Jeon Jungkook?"
__
"Tuan muda, urusan administrasi sudah ku urus Kan. Kau sisa masuk ke Kelasmu. Jurusan Ilmu sosial kelas 12-3." Terang Butlernya.
"Berhenti Memanggilku dengan sebutan tuan muda jika tak ada Ayah dan Ibunda ku, Jaesuk-hyung." Ucap Yoongi sembari memutar matanya.
Lawan bicaranya hanya terkekeh kecil. "Baiklah. Kau sudah tau Kelasmu bukan? Aku akan pulang." Ucap Jaesuk. "Ya ya ya. Tapi-- jam berapa sekolah akan dimulai? Ini sudah pukul tujuh lewat sepuluh menit. masih sedikit siswa yang datang." Bingung Yoongi.
"Ah-- itu" Jaesuk menyengir. Ia memberikan kertas yang berisi wacana dengan judul "Tata Tertib Sekolah" "ini kau baca ya. Aku akan pulang dulu. Aku belum memberi makan Min Holly dirumah. Bersenang senanglah Dihati pertamamu. Okay? Selamat tinggal." Lalu segera berlari kecil dari Yoongi.
Yoongi menatap punggung butler nya yang menjauh dengan tatapan heran.
Ia Pun membaca aturan nomor 1 yang tertera di lembaran itu.
1. Sekolah dimulai pada pukul 08:00.
Jam 08:00?! Sialan. Jika jam 8 sekolah baru dimulai, Mengapa Butlernya itu mengganggu tidur indahnya dengan terburu buru.
YOU ARE READING
Serendipity (YoonMin) (DISCONTINUE)
FanfictionSerendipity; (n) finding something good without looking for it. Everything was destinied -myg *bahasa Indonesia *75%fluff
