Chapter 19

457 18 0
                                    

Pagi ini Sandra sudah siap dengan seragamnya dan juga barang2 yang kemarin ia dapat dari hacker tersebut,sebuah jam tangan,earphone yang sangat kecil dan warnanya yang bening,sehingga tidak ada yang menyadari kalau Sandra mengenakannya,dan juga sebuah kalung.

Tinggal sepatu yang belum ia kenakan,ia masih ragu untuk mengenakannya,karena ia merasa ia tidak bisa menggunakannya,untuk berjalan saja kakinya masih sakit,apalagi kalau dipakaikan sepatu.

"Non...Bibi sudah siapin sarapan dimeja makan"seru Bi Tutik dibalik pintu kamar Sandra.

"Bi' " panggil Sandra dari dalam.

"Iya non"balas Bi' Tutik sambil membuka pintu kamar Sandra secara perlahan.

Setelah pintu itu terbuka, Bi' Tutik pun melihat Sandra duduk dipojokan ranjangnya dengan sepatu yang masih belum ia kenakan didepannya.

"Bi',Kaki Sandra sakit kalo dipake.in sepatu"seru Sandra.

Bi' Tutik pun tersnyum sambil berjalan menghampiri Sandra "Kalo masih sakit,noona mending istirahat aja dirumah"

"Nggak bisa Bi',nanti Sandra pasti kena hukuman kalo absen terus"ujar Sandra yang terlihat bingung.

Kemudian Bi' Tutik pun berjalan menghampiri lemari baju Sandra,dan mengambil sandal yang ada disana "Pakek ini aja,biar nggak sakit"

Dengan menghela nafas berat,Sandra pun mengangguk dan memakai sandal tersebut.

]=_=[

Menunggu didepan sebuah rumah megah seorang diri dari jam 5 pagi sungguh melelahkan.

Tapi mau gimana lagi,hanya ini yang bisa ia lakukan untuk terus menjaganya agar nggak macem2.

Sudah 1 jam 45 menit ia menunggu,namun tetap saja seseorang yang ia tunggu belum juga keluar dari rumah tersebut.

"Apa gw tinggal aja yah,capek gw,nyesel gw kesini pagi2,tau gini mending lima menit lalu gw baru kesini"ujar Leon yang hampir menyerah menunggu Sandra keluar dari rumahnya.

Kemudian ia pun menyalakan mesin mobilnya dan hendak menjalankan mobilnya,hingga sebelum ia benar2 menjalankan mobilnya ia mendengar seseorang sedang berdebat dengan lawan bicaranya.

Dan benar saja,ia melihat Sandra keluar dengan diikuti pembantu dan supirnya,ia terlihat seperti ngotot mau pergi sekolah sendiri dengan mobilnya.

"Akhirnya"seru Leon dengan senyum kemenangannya,kemudian ia pun turun dari mobilnya dan berlari menghampiri Sandra,setelahnya ia pun mengendong Sandra dan membawanya pergi menuju mobilnya.

Sesaat setelah Sandra sudah masuk kedalam mobilnya,ia pun ikut masuk dan menjalankan mobilnya menuju sekolah tanpa mengucapkan sepatah kata pun.

]=_=[

Sesampainya disekolah Sandra pun kembali digendong dipunggung oleh Leon hingga sampai dikelas.

Seperti dugaannya,sepanjang perjalanannya menuju kelas,ia menjadi pusat pehatian setiap siswa siswi yang berlalu lalang dikoridor sekolah,semua pandangan benar2 perpusat pada mereka berdua.

"Thanks"seru Sandra ketika sudah duduk dibangkunya pada Leon.

Tanpa membalas seruan Sandra tadi,Leon pun kembali berjalan menuju bangkunya.

"Sumpah san,lo bakalan jadi bahan utama gosip pagi ini"seru Nicole sambil menatap Sandra.

"Terus,gw peduli gitu,lagi pula cuman gosip kan apa pengaruhnya"balas Sandra yang cuek bebek akan apa yang dikatakan oleh Nicole.

Why?Where stories live. Discover now