CHAPTER FIVE

1.7K 67 2
                                    

"Hai..." gue tau suara itu. Yang jelas bukan Gita yang horror tiba-tiba masuk sekolah.

Kalian tau dia siapa.

"Napain lo disini? Gue pikir tadi lo ketemu setan makanya gue kesini" Titan memegang bahu gue.

"Ngurus banget lo!" gue balik ke kelas.

"Sorry.."

"Jangan ngikutin gue!", gue memukul-mukul lengannya, "Eh.. Hehe sorry ya"

Gue salah orang. Oke gue malu.

"Hahaha, lo sih GR banget jadi orang" Titan.. Lo tau banget cara biar gue ketawa.

Rasanya gue pengen banget ketawa blak-blak-an. Tapi ya, selain jaga image, gue lagi ngambek. Jadi, gue kabur sambil senyum-senyum.

"Gagal akting lo!" teriak Titan dari kejauhan. Sontak gue menoleh. Entah mengapa mata Titan melting banget. Oke gue tau gue weird.

-----

Pulang sekolah, gue langsung melesat ke rumah Gita. Khawatir kalo dia kenapa-napa.

*tok tok tokk*

"Permisi? Gitaa??"

Pintunya belum dibuka, sumpah gue panas dingin. Buka please Git..

Dibuka!

"Gita? Lo kenapa? Lo nangis? Git?", gue mengelus pundak Gita.

"Mami.. Mami gu-"

"MAMI LO DIMANA?!" Gita menuntun gue masuk ke dalam rumahnya, "Mami lo kenapa, Git?!"

Gita masih meringis, gue shock banget sumpah. Please someone help me.

"Mami gue... hiks.. men-"

"Gak!! Lo udah tau pasti, Git?! Lo belum tau Git!", gue ngambil hp dan menelepon ambulance.

Sambil menunggu, gue nepuk-nepuk pundak Gita. Sambil mendengar cerita singkatnya.

Gita ingin berangkat sekolah, namun.. ibunya seperti sesak nafas. Gita khawatir sehingga meninggalkan rencananya bersekolah. Ayah dan ibu Gita sudah cerai, sehingga beda rumah.Gita memberikan obat untuk penyakit ibunya. Awalnya, memang ibu Gita terserang penyakit asma. Dan beliau pun sudah menyiapkan obat jika sedang darurat. Gita terus menerus menjaga ibunya. Hingga beberapa puluh menit sebelum Zimo datang, ibu Gita seperti tidur. Tidur yang sangat pulas, sehingga tidak mendengar tangisan Gita. Gita sangat shock. Tidak tahu ingin berbuat apa.

Gue tau ini berat untuk Gita, kakaknya sedang kuliah di luar kota. Kalaupun mau dateng, pasti akan sampai besok.

-----

Happy reading guys:3

jangan lupa vote dan comment-nya!

OPERA LOVETempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang