000

36 4 0
                                        

Nial berjalan gontai menyisir tepi pantai berpayungkan cakrawala yang sudah ditelan kelamnya malam. Tidak ada yang bisa ia dapatkan selain deburan ombak yang berseru-seru dan riuhnya angin malam yang dapat membuatnya membeku.

Malam di musim penghujan ini sungguh menusuk kulit hingga ke tulang-tulang, tapi Nial tak peduli.

Ia hanya butuh ketenangan.

Ia butuh pelarian.

Ia hanya ingin melupakan hari ini. Hari di mana ia harus menyerah. Hari di mana ia harus berhenti ...

... mencintai cinta.

🍁🍁🍁

LOVING LOVAStories to obsess over. Discover now