Keysa Athalea Putri Rianto dilahirkam dibandung, dan dibesarkan di jakarta adalah siswi baru di SMA Taruna Bandung, tinggi, rambutnya sebahu, ditangan kirinya terdapat Arloji yang dikenakan berwarna putih, dan memakai kalung yang berbentuk Krystal berwarna putih perempuan yang sangat Cantik, bersinar, ceria itu sangat menyukai warna putih.
Keysa, murid pindahan dari SMA Teladan Jakarta dia pindah di karenakan ayah nya yang memiliki banyak peroyek yang berpindah pidah, yang mengharuskan keluarga keysa pindah juga, tak biasanya berpindah sampai keluar kota, ya ini pertama kalinya, biasanya hanya berpidah didaerah yang sama.
****
"Ayo sayang bangun" aku terus saja menutup mukaku dengan selimut, bunda selalu mengangguku yang masih ingin di kasur tercintaku.
"Keysa sayangg kamu lupa hari ini kamu harus sekolah, ini hari pertama kamu sekolah loh" Bunda menarik selimutku dan mengangkat badanku, aku mendengar sesuatu yang berbeda sekarang. Sekolah!.
"WHAT SERIOUSLY BUNDA!!" akupun bangun dan mencium pipi kanan mamiku dan beranjak dari kasur tercinta.
"Sayangg! Hati-hati entar jatohh!" Suara Bunda terdengar pas aku sudah keluar dari kamar.
"Kok gue lupa sih! Gak usah mandilah masih harum juga guenya" didepan kaca wc aku bergumam sambil mencuci muka dan setelah itu aku mengosok gigiku.
Selesai melakukan ritual cepat diwc akupun langsung kekamar memakai seragamku dan memperbanyak parfum di badanku. Setelah selesai aku memakai tas tanpa membersihkan kamar terlebih dahulu *selalu begitukok*. Dan langsung keluar kamar dan kelantai satu buat menuju meja makan, iya kamarku berada di lantai dua.
"Good Morning my hero" langsung ku makan roti selai strawberry yang baru saja bunda arahkan padaku tanpa duduk aku makannya.
"Morning too sayang, duduk dulu dong makannya" ayah menegurku, bumda yang hanya melihat tingkahku hanya menggeleng-gelengkan kepalanya.
"Maaf yah untuk kali ini key makanny bediri" ucapku samar karna dipenuhi roti. Selesai memakannya aku mengambil susu yang disodorkan bunda kepadaku dan meminumnya ludes.
"Bunda udah bangunin dari tadi gak bangun-bangun, pas bunda ingetin klo hari ini sekolah baru aja melek" ucap bunda terkekeh sama dengan ayahku.
"Udah ya my hero, putri cantik mau berangkat kekayangan dulu byee" ku cium pipi kanan kiri kedua orang tuaku dan langsung lari menuju pintu keluar, karna pak wawan sudah menunggu. supir pribadi.
"Anak kamu udah dewasa tapi masih aja kelakuannya seperti anak Sekolah dasar" ucap ayah yang bergeleng-geleng melihat tingkah ku berbicara tadi.
****
Pak wawan sudah memberhentikan mobil tidak jauh dari gerbang sekolah letapun langsung turun dan lari karna tinggal 2 menit lagi gerbang akan ditutup, dan akhirnya keysa selamat dari jalur mematikan, keysa sudah memasuki kawasan sekolah. Dan keysa berbalik melihat pagar yang sudah mau ditutup, jujur saja bukan keysa saja yang tergesak, siswa siswi lain sama nasibnya. Keysa tidak boleh terlambat karna hari ini hari pertama dia bersekolah.
Akupun berjalan menuju kelas dimana tempat yg sudah ditepatkan buatku iya kelas XI IPA 3. Tepat kelas itu di lantai dua, aku berlari teregah-gah, dan pada akhirnya aku sampai dilantai dua walaupun belum sampai kekelas. Aku memperbaiki nafasku perlahan.
"Aww!" Aku tersegol oleh badan kekar membuat ku tersungkur kelantai.
"Waduh sorry ya, gua gak sengaja" ucap seseorang itu, benar aku belum melihatnya aku masih sibuk membersihkan rok belakangku yang kotor.
Daniel Arsalan Putra Syahreza.
"Tu cewek hebat ya niel, gak noleh sama sekali pas lo minta maaf" ucap Fiyan berbisik ditelinga daniel yang masih memperhatikan perempuan itu, kenapa? Karena daniel membantu nya dengan mengulurkan tangannya agar perempuan itu bisa berdiri, tapi tidak. Perempuan itu mengabaikkan tangan daniel dan bangun sendiri tanpa melihat si pemilik tangan tersebut.
YOU ARE READING
You Are The Reason
RomanceKeysa Athalea Putri Rianto, nama yang bagus bukan? Seorang siswi pindahan dari jakarta ke Bandung. Dan mengharus kan keysa pindah sekolah di SMA Taruna Bandung, dan keysa ingin sekolah dengan nyaman dan tentram tapi malah sebaliknya setalah dia tak...
