Bad Meeting

3.7K 121 0
                                    

Lelaki dengan pakaian santainya dan kacamata hitamnya bertengger manis di hidung mancungnya. Semua penghuni bandara menganggumi ketampanan lelaki itu. Walaupun dia memakai kacamata hitam, semua tahu jika dia sangat tampan dengan mata tersembunyi itu

"Dimana kita akan tinggal?" Tanya lelaki itu menatap managernya yang berjalan disampingnya

"Kamu di apartemen dan yang lainnya dirumah lumayan kecil" jawab manager lelakinya yang bernama Eric

"Baguslah. Aku nggak mau tinggal bersama yang lainnya" ucap lelaki itu

Lelaki itu memasuki mobil yang sudah dipesankan untuknya khusus yang mengantarnya ke apartemen yang akan dia tinggal. Lelaki itu membuka kacamata hitamnya dan terlihat jelas matanya yang bewarna campuran biru dan abu abu.

Lelaki yang bernama Troye Madden. Dia seorang model asal Canada yang tengah mengunjungi negara ini tempat dia akan bekerja selamanya, di New York

"Sir, kita sudah sampai" ucap supir mobil yang berada di depan

Troye mengangguk dan dia keluar dari mobil itu. Dia memandangi apartemen yang menjulang tinggi itu. Dia masuk dan berjalan menuju meja repsesionis

"Permisi, apartemen dengan nama Madden" ucap Troye

Resepsionis itu dengan gugup memberikan card apartemen. Resepsionis sangat terpana dengan Troye yang berdiri didepannya

Troye mengambil card itu dan melihat dimana dia akan berada. F15 R1550. Troye langsung menekan tombol 15 saat di lift. Lift pun naik dan tak lama dia sampai di lantai lima belas.

Troye terus berjalan dan dia menemukan pintu dengan angka 1550. Dia menekan password pada tombol didepan pintu dan pintu terbuka. Dia masuk dan mengangguk kepalanya karena puas dengan tempat tinggalnya bagus.

Troye mengelilingi apartemennya. Terdapat dua kamar tidur, kamar mandi sudah ada didalam kamar, meja makan, dapur, sofa, TV, dan kitchen set yang lumayan lengkap.

Troye membuka pintu kaca itu dan dia sudah berada di balkon. Menatap kebawah dimana mobil dan kendaraan lainnya berlalu lalang. Troye masuk ke dalam dan merapikan pakaian yang ia taruh di lemari. Sesudah dia mengerjakannya, dia mengistirahatkan badannya dan tertidur dengan nyenyak.

******************

Perempuan keluar dari sekolahnya dengan seragamnya. Dia menggantungkan kameranya di lehernya dan berjalan keluar sekolah dan berjalan menyusuri jalanan.

Dia menatap keatas. Pohon besar dengan kilauan sinar matahari. Perempuan itu mulai membidik gambar di kamera besarnya dan memotretnya. Dia menatap hasil kerjanya dan tersenyum senang mendapatkan gambar yang bagus

Perempuan dengan name tag bernama Violet Jill melanjutkan jalannya dan menuju apartemen tempat dia tinggal sekarang.

Violet masuk kedalam lift dan memencet tombol lima belas. Lift pun naik dan tak lama pintu terbuka. Violet melangkah keluar lift dan menuju apartemennya. Dia menaruh kartunya di tempat scanner dan pintu terbuka. Dia masuk ke dalam apartemen dengan nomor pintu 1551.

Violet menaruh kameranya di meja dekat sofa dan bergegas masuk kekamarnya dan mengganti bajunya. Dia memakai kemeja putih yang panjang dan keluar dari kamarnya lalu menuju dapurnya. Dia membuka sekotak sereal dan juga mengambil susu kotak dari kulkas. Dia menuangkan susu itu kedalam panci dan memanaskannya agar susunya hangat. Dia mematikan kompor dan menuangkan susu kedalam sereal yang sudah dia taruh kedalam mangkuk.

Dia membawa mangkuknya menuju sofa dan duduk disana. Dia mengambil remote dan menghidupkan TV. Dia memilih channel TV yang tengah menayangkan cartoon.

BlouerryTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang