Prologue

2.8K 176 118
                                        

Hai! Ini cerita pertamaku. Apalah aku cuma penulis amatir wkwk,
Jangan lupa votement-nya. Tinggalkan bintang di langit setelah kalian baca yaa :*

***

Prolog

***

"Pa, Nana pergi ke sekolah dulu ya," Kata Dania dari lantai dua yang kini mulai menuruni tangga.

"Iya Na, kamu udah sarapan Na?" Wahyu-Papa Dania yang sibuk dengan koran dan kopi. Menu setiap Pagi andalannya.

"Nanti Nana sarapan di sekolah aja Pa. Nana udah kesiangan ini."

Dania celingak-celinguk mencari keberadaan Ibu nya-Cantika. Biasanya Cantika akan terlihat sibuk di dapur, kini tidak ada tanda-tanda keberdaan Ibu nya.

"Pa, Mama mana ya?" tanya Dania

"Mama kamu lagi di halaman belakang Na, biasa ngurusin bunga Anggrek kesayanganya," kata Ayah Dania yang masih sibuk dengan kegiatan Paginya.

"Ohh gitu, yaudah deh Nana berangkat sekolah dulu, Pa!" sambil mendekat lalu menyalimi tangan Ayahnya, menuntun keselamatan sampai tujuannya.

"Hati-hati ya, Na. Mau bawa mobil atau Papa suruh Pak Yaya mengantar kamu ke sekolah?" tanya Ayah Dania.

"Tidak perlu, Pa. Nana bawa mobil kok," sahut Dania yang merasa tidak enak jika merepotkan Sopir pribadi keluarga, termasuk Ayahnya. Dania masuk dalam golongan orang kaya. Tapi, Dania berbeda dengan orang kaya pada umumnya. Dania tidak akan mau merepotkan siapapun terkecuali Dania dalam keadaan mendesak.
"Yasudah, kalau begitu. Gih berangkat. Nanti kamu telat."

"Iya Pa." jawab Dania yang kini berjalan ke halaman belakang.

"Ma, Nana berangkat sekolah ya." ucap Dania menghampiri  Ibu nya yang terlihat begitu sibuk dengan bunga-bunga kesayangan miliknya.

"Iya, Na. Hati-hati ya. Tidak usah salim Na, tangan Mama kotor, habis bersihin Anggrek," jawab Cantika-Ibu Dania yang tidak tega melihat putri kesayangan kotor karenanya.

"Oke Ma, Bye!" jawab Dania tersenyum lebar, kemudian berlari meninggalkan Mamanya di taman. 

"Dania, masih sama aja," gumam Ibu Dania yang heran dengan tingkah Dania yang masih saja suka lari-larian.

***

Dania Wahyu Gnishilda, Namanya. Gadis blasteran Indo-Belanda. Blasteran Belanda yang diturunkan dari Cantika-Ibu nya Dania. Biasa di panggil Nana. Bersekolah di SMA Harapan Nusa kelas XI IPS 1. Dania sendiri memiliki ciri fisik Tinggi, kulit putih bersih, rambut hitam panjang, mata bulat, bibir warna pink dan tidak lupa lesung pipi yang menghiasi kedua pipinya. Dania dikenal anak yang Pendiam, Dingin dan Hangat. Iya, Dania juga masuk kategori perempuan dingin, karena orang tidak begitu tau Sifat asli Dania langsung memberi kesimpulan itu. Dibalik itu semua, dia juga tergolong perempuan yang terkadang cerewet, dapat mencairkan suasana, memiliki selera humor, sangat peka mengenai suatu hal dan sangat mudah membuat orang lain nyaman kepadanya. Dania sangat menyukai Tegor alias Tempe goreng tepung buatan Cantika-Ibu Dania. Jomblo? Iya. Dania disebut-sebut sebagai Ratu Buku, karena hobinya yang sangat suka berjam-jam dengan buku.


Dania memiliki seorang Kakak Laki-Laki bernama Damuna Wahyu Hansen. Damuna Kakak yang sudah di anggap sahabat terbaik Dania selain ketiga sahabat yang Dania miliki. Selisih umur mereka terpaut 3 tahun. Dania 16 Tahun dan Damuna 19 tahun. Dan Kini Damuna sudah menginjak bangku kuliah.

Dania Bağımlısı olacağınız hikayeler. Şimdi keşfedin