0.1 Firts Day School

2.6K 159 92
                                        

    Sinar matahari menembus celah jendela kamar dengan nuansa warna pink dan putih yang memberi kesan feminim. Pada kamar tersebut terdengar suara seseorang.

"Dinda bangun sayang! "ucap seorang wanita paruh baya yang umurnya sekitar 30 tahunan.

"Dinda bangun, ini sudah pagi" ucapnya lagi sambil menepuk pipi Dinda.

"Iya mom 5 menit lagi"kata Dinda sambil menarik selimut menutupi wajahnya.

"Dinda hari ini hari pertamamu di sekolah,ini sudah jam 06.00 ayo cepat bangun!".ucap mom sedikit keras.

"Apa?baik mom Dinda mandi dulu"kata Dinda sambil terburu buru ke kamar mandi.

"Dinda cepat turun kita sarapan mom tunggu di bawah ya"ucap mom sambil berlalu dari kamar Dinda.

"Oke,mom"teriak Dinda dari dalam kamar mandi.

Selesai mandi ia bergegas mengenakan seragam sekolahnya.gadis berbehel ini tidak lupa mengepang rambutnya menjadi 2 bagian dan menggunakan kacamata  untuk mengobati minusnya yang masih kecil itu.Ia pun turun ke bawah untuk sarapan ,dia menarik kursinya dan mengoles roti dengan selai stroberi kesukaannya itu dan dilengkapi dengan coklat panas yang di buat mom.Ia pun makan dengan terburu buru.

"Nak makannya pelan-pelan nanti kamu tersedak"kata mom dengan khawatir.

"Tidak mom aku sudah terlambat,mom aku berangkat dulu ya,bye mom"ucap Dinda sambil mencium punggung tangan dan kedua pipi mom.

"Bye sayang" ucap mom sambil tersenyum.

Aku bergegas menuju garasi untuk mengambil sepedaku dan aku keluar dari pekarangan rumahku menuju ke sekolah baruku yang bernama SMA Harapan jaya.
Aku mengayuh sepedaku sambil bernyanyi kecil lagu "Asalkan kau bahagia" dari grup band Armada itu.

Yang kemarinku melihatmu
Kau bertemu dengannya
Ku rasa sekarang kau masih
Mencintai dirinya

Apa kurangnya aku
Didalam hidupmu
Hingga kau curangi
Aku...

Katakanlah..

 "Aaakhaaa"teriak Dinda  karena ada benda keras yang menghantam sepedanya hingga ia terjatuh dan kakinya tertimpa sepeda.

"Awww kaki gue "dinda meringis kesakitan dan menoleh ke arah yg menabraknya yaitu mobil ferrari berwarna merah mengkilap keluaran terbaru tersebut.

Warga berkumpul untuk membantu Dinda.

"Kau tidak papa nak"tanya salah satu warga yang menolong Dinda.

"Iya aku tidak apa-apa pak terima kasih"kata Dinda ke warga yang menolonnya Setelah bisa berdiri.

Dinda pun berjalan dengan kakinya yg pincang menghampiri mobil yg menabraknya itu.

"Hey turun lo, udah nabrak gue tapi ngga mau membantu gue"teriak Dinda sambil mengetuk ngetuk kaca mobil itu dengan keras.

Tetapi mobil itu malah berlalu pergi meninggalkan dinda yang sedang kesakitan.

"Dasar tidak tau diri,kalo lo ketemu gue lagi. Gue pastiin mobil lo itu gue  hancurin "teriak Dinda saat mobil itu berlalu pergi.

"Oh tidak ini sudah jam 06.50 berarti 20 menit lagi bel sekolah berbunyi"ucap Dinda sambil berjalan menghampiri sepedanya.Tetapi, saat akan mengayuh, sepeda tidak bisa bergerak.

"Oh shit ,rantainya putus bagaimana gue ke sekolah".ucap Dinda panik.

Gue pun berjalan sambil menggiring
Sepada dan menggerutu kesal terhadap pengemudi mobil tadi.

"Akhirnya sampai juga,wow besar sekali"ucap Dinda sambil melongo melihat gedung sekolah dengan arsitektur perancis dengan warna kuning kecoklatan di bagian dindingnya dan halaman pekarangan yang yg luas dan terlihat begitu mengagumkan.

"Gila pasti di sekolah ini banyak banget cogannya"ucap Dinda memperhatikan siswa siswi yang masuk ke dalam sekolah.

"Hai"katanya mengejutkan Dinda dari lamunan indahnya.

"Hai juga"balas Dinda sambil melihat ke arah sumber suara yang menampilkan seorang wanita dengan seragam sekolah dengan rambut yang di gerai alami dan sebuah bando.

"Lo nggak masuk ,kita sudah terlambat"katanya sambil menggandeng tangan Dinda.

"Ayo"kata Dinda sambil membalas uluran tangannya.

"Kaki lo kenapa"tanyanya khawatir karena melihat Dinda berjalan  dengan terpincang pincang.

"Tadi ada mobil gila yang menabrak gue saat gue berangkat ke sekolah"kata Dinda dengan raut wajah kesal saat mengingat kejadian tadi.

"Mobil gila, maksud lo"tanyanya kebingungan kepada Dinda.

"Tadi ada mobil yang jalannya ugal ugalan yang gue pastiin yang pengemudinya orang gila yang baru keluar dari RSJ"ujar Dinda panjang lebar udah kayak mau kerjain matematika.

"Hahahaha lo orangnya lucu ya"ucap nya kepada Dinda.

"Lo orang yang ke 1000 yang bilang gue lucu. Gue udah tau kok jadi ngga usah dibilang-bilang lagi"ucap Dinda kegeeran tingkat dewa yang mendapat tatapan bingung orang itu.

"Btw nama lo siapa? "tanya Dinda sambil mengulurkan tangan ke arahnya.

"Nama gue Veronica Jhonson lo bisa panggil gue nica dan lo"tanyanya balik kepada Dinda.

"Gue Adinda Naula Putri lo bisa panggil gue dinda"kata Dinda riang.

"Senang berkenalan dengan lo"ucap Nica kepada Dinda.

"Gue juga,semoga kita bisa jadi teman selamanya ya"ucap Dinda kepada Nica.

"Amin dan mudah mudahan kita sekelas ya"ucap Nica kepada gue.

"Iya"jawab Dinda kepada nica.

Kami pun berjalan masuk ke dalm halaman sekolah menuju ke parkiran sekolah.Gue pun meletakkan sepeda gue di parkiran dan tanpa sengaja gue melihat mobil gila yang nabrak gue tadi.

"Hai lo kenapa ngelamun"tanya Nica sambil menepuk bahu Dinda pelan.

"Gue ngga apa-apa kok"jawab Dinda sambil tersenyum berusaha menutupi keheranannya.

"Bener lo nggak papa"tanya Nica.
kepada Dinda karena ia merasa Dinda menyembunyikan sesuatu.

"Sebenernya gue ngeliat mobil yang tadi nabrak gue"ucap Dinda pada Nica.

"Mobil yang mana?"tanya Nica kepada Dinda.

"Tuh mobil yang warna merah"jawab Dinda sambil menunjuk mobil gila itu.

"Ya udah nanti pulang sekolah kita cari tau siapa yang punya mobil itu"ujar Nica pada Dinda yang membuat matanya berbinar senang.

"Oke kita bakal jadi detektif konan kw 100"jawab Dinda sambil nyengir kuda dan mengangkat tangan kanan meminta tos dari Nica.

"Oke sip"ucap Nica sambil membalas tosan Dinda.

Kami pun berjalan menuju halaman sekolah SMA Harapan Jaya.
Di sana semua siswa dan siswi baru berkumpul untuk mengetahui di tempatkan di kelas mana ternyata gue dan nica  di tempatkan di kelas yang sama yaitu kelas X Ipa II.

◽◾◽◾◽◾

Hmhm penasaran sama kelanjutannya....

Nanti di bab selanjutnya dinda bakal di tabrak sama siapa ya kira kira?

Maaf ya banyak typo bertebaran

Jangan lupa voments ya readers!

See you 😘

Bullying In LoveCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang