Di Suatu Pagi....

97 9 1
                                        

"Aku dan Diamku
Diamku diam tanpa alasan
Meski bahasa perbincangan telah siap disampaikan
Diamku...
Masih tetap tak bergeming"

Matahari tampaknya masih malu-malu menampakkan dirinya, hingga akupun terlalu bersemangat untuk berangkat ke SMA-ku tercinta. Mungkin salah satu alasannya KAMU....

Pagi itu, kau juga datang terlalu pagi, belum banyak siswa-siswi yang berangkat ke sekolah. Aku duduk di depan koridor kelas yang sudah tersedia kursi kayu panjang, tak berselang lama, kau duduk di sampingku.

Saat itu, perassaanku terlalu sulit untuk ku definisikan. Melewati momen untuk bisa duduk berdua, menatap ke sembarang sudut sekolah, menikmati suasana hening yang tercipta. Bertanya pada diriku sendiri "Apa yang kau pikirkan?". Pahadal jelas sekali, kau duduk di sampingku. Tapi, karena detak jantung sialan yang kutakutkan kau dengar. Hingga akupun hanya bisa berdiri dan berlalu melewatimu, menunduk seperti orang bodoh.

Akulah Sang Pengagummu...

JANGAN LUPA VOTE DAN KOMENTAR YAH...

TERIMA KASIH

Buku Harian Sang PengagumStories to obsess over. Discover now