Memasuki hari ketiga Masa Orientasi Siswa di sekolahnya, Risa sudah menyiapkan segala sesuatunya dengan rapih. Satu per satu barang yang hendak ia bawa ke sekolahnya diteliti, dan ia memastikan kembali tidak ada barang yang tertinggal sebelum kakinya beranjak menuju ke lantai bawah rumahnya.
Risa bangun lebih awal untuk menyiapkan sarapan di meja makan, baru setelah itu ia bergegas mandi dan mempersiapkan dirinya. Bukan sekali ini saja Risa membuatkan sarapan untuk keluarganya, namun setiap hari libur ia selalu menyempatkan diri untuk menyiapkan sarapan pagi karena sudah menjadi kebiasaannya sejak kecil.
"Pah, Mah, Risa sudah siapin sarapannya," ujar Risa sambil menggandeng tangan Mama dan Papanya yang baru keluar dari kamar untuk duduk di meja makan.
Disana sudah tersaji roti isi daging, kopi dan koran pagi untuk Papanya, teh manis hangat untuk Mamanya, dan segelas susu cokelat kesukaannya.
Risa makan dengan semangat sambil membayangkan bagaimana hari pertama disekolah barunya nanti.
"Pasti menyenangkan," pikirnya lalu tersenyum senang.
"Gimana persiapan kamu untuk hari ini, sayang?" Tanya Antoni dengan tersenyum hangat.
"Semua sudah beres, Pah. Tinggal persiapan mentalku aja."
Silvya tersenyum sambil mengusap lembut kepala putri semata wayangnya itu. "Tidak perlu takut, sayang. Kamu sudah jadi siswa SMA, kamu harus membangun rasa percaya dirimu agar bisa berbaur dan bergaul dengan teman-teman barumu. Kamu pasti bisa."
Risa mengangguk dan tersenyum lebar. Dalam hatinya ia bersyukur karena memiliki orang tua yang selalu mendukung dan memberikan semangat padanya.
Setelah sarapan pagi selesai, Risa diantar ke sekolah oleh Antoni. Sebenarnya ia ingin sekali membawa kendaraan sendiri, namun peraturan sekolahnya melarang siswa-siswi baru membawa kendaraan pribadi selama Masa Orientasi Siswa.
Kata kebanyakan orang, masa SMA adalah masa yang paling indah, dan sepanjang perjalanan menuju ke sekolah barunya, Risa selalu memikirkan perkataan tersebut dan berharap juga akan terjadi pada masa SMA-nya. Teman baru, lingkungan baru, suasana baru, dan semangat baru, ia benar-benar tidak sabar untuk memulai cerita barunya di SMA.
Cerita yang akan terukir indah dan membekas dalam hidupnya.
°°°°°°
02 Januari 2021-MK
YOU ARE READING
Memulai Kembali
Teen Fiction"Yan?" Ryan menoleh ke belakang ketika mendengar suara yg tak asing memanggilnya, dan di sana berdiri Risa yang langsung terdiam cukup lama saat menemukan adanya seorang gadis yang sangat dikenalnya berada dalam dekapan Ryan dengan mata terpejam. R...
