part 1

36 7 8
                                        

Keyla dan dheby barusan masuk ke kelas se habis dari kantin, saat itu waktu jam istirahat berlangsung

"Key, uno itu mainnya cangkul banyak-banyakkan? " fayadh bertanya ke keyla sambil matanya melihat mubarak yang sedang berjalan cepat mendekati mereka
"Ya iyalaah" jawab keyla
"Uuu apa gue bilang wooy, gak percaya loo degiil" fayadh mengejek mubarok sambil menepuk dadanya dengan merasa bangga bahwa ucapan dia benar
"Ha, beneer looh guee, gue yang ganteng kan emang selalu benar"
"Bangsat lo, lo degil aja puun,gak ngaca sih luu giil" fayadh menoyor kepala mubarok
"Udah deh, mendingan main uno ajaaaa" mubarok mengangkat kartu uno tersebut
"Ayook ayook" keyla berseru dengan senangnya "dheeb, maiin yook, selagi nunggu bapak killeeer yang pake bangetnyaa ituu"

"Jomlaah maiin"
"Eeeh, tunggu ini punya siapa,fayadh? " keyla bertanya,tetapi tidak ditanggapi oleh fayadh yang asik mengocok kartu itu

Tenonenonenonenoneng tenenoneng tenenoneng

Bel istirahat telah selesai mereka berempat tetap masih asik bermain kartu uno

"Wo woy, pak aman udah naik tangga" amril memegang hpnya sambil melihat kamera yg menyempul keluar jendela, di ibaratkan cctv hanya untuk mengetahui guru itu datang
"Nih ni key"
"Eeeh eh, kok gu.. " keyla panik
Sambil menyembunyikan kartu tersebut, agar tidak ditangkap oleh pak aman. Namanya aja aman, tapi tiap orang dekat dengan bapak itu merasa selalu terintimidasi.
"Mana kartu yang ada di meja ini? " bapak yang killer pakai banget-bangetnya itu bertanya kepada kami semua, sambil melemparkan tatapan tajamnya yang siapa pun pasti merasakan mental menyusut sangat cepat

Mampus guee.. Keyla mengumpat didalam hati sambil kepalanya menunduk, tidak sanggup menatap bapak itu

"Key, itu punya bapak"

Deg...

Ketakutan keyla memuncak, yang ternyata dugaannya salah, dugaan awalnya bahwa itu kartu punya fayadh

Fayadh kampret......
keyla kembali mengumpat di dalam hati

"Bawa kesini kartunya keyla" bapak yang amat killer itu memanggil keyla dengan perkataan yang amat teramat dingin,sehingga membekukan mental keyla. Keyla pun maju kedepan meberikan kartu tersebut.

"Ayolooh lo keylaaaa"
"Udah pandai keyla sekarang yaa, jadi anak nakal"
"Bagus keyla, Bagus"
Begitu banyak teman-teman yang memberikan ejekan kepada keyla, keyla pun merasa bersalah

"Panggil,siapa saja yang ikut main tadi" mereka bertiga yaitu dheby,mubarak,fayadh ikut berdiri,dan ternyata bukan mereka berempat saja yang main,teman-teman laki-laki yang lain pun ikut main ada 5 orang yang lainnya,dan 2 orang cewek siapa lagi kalau bukan keyla dan dheby. Mengetahui hanya mereka berdua cewek yang terkena hukuman, mental keyla pun semakin ciut seperti jeruk yang telah lama tidak dimakan.
"Hebat kalian ya,bapak tangkap ini kartu karna ada kelas lain yang main, sekarang malah kalian yang main" ucap bapak killer
"Mau belajar judi kalian" saat perkataan itu diucapkan, bapak killer itu memberikan tatapan kepada keyla yang sehingga semakin lama semakiiiin ciuuut lagi mental keyla
"Pertanggung jawabkan perbuatan kalian, angkat kaki kanan kalian, siapa yang menurunkan kaki kanannya, disambung 3 jam pelajaran minggu depan"

Tak urung keyla menuruti hukuman tersebut karna takut tanduk dari bapak itu malah makin panjang.

Disaat keyla malu, dia pun melempar pandangan keseluruh arah, dan entah kenapa tatapannya bertemu dengan Rama, laki-laki yang emang sangat tampan, bahkan dia juga pintar karna mendapatkan juara 2 dikelas yang juara 1 nya siapa lagi kalau bukan keyla sendiri.

Sudah beberapa Bulan ini keyla merasa Rama mencuri-curi pandang kearahnya, keyla tau karna tidak jarang menangkap basah cowok itu melihat dirinya, ketika keyla melihatnya cowok itupun langsung membuang muka. Entah karna malu entah karna emang dia gak sengaja ngeliat-ngelihat. Tapi kenapa juga Rama mencuri-curi pandang kearahnya, bahkan dia pun udah punya pacar. Keyla pun tidak memperdulikan itu, karna yang dia rasakan bahkan Rama itu hanya tidak sengaja melihatnya.

--------

"Duuh,gilaa pegel banget nih kaki guee,emang tu iya anak,licik banget tu otaknya mau ngelempar kesalahan ke orang lain" cerocos dheby yang penuh dendam terhadap fayadh

"Iyaaa, gue kira itu kartu diaa, is memang tu, besok-besok gak mau gue percaya omongan dia" keyla pun menimpali omongan dheby

"Emangnya kalian ada tanya ke gue itu punya siapa? " dengan rasa tidak ada bersalahnya sedikitpun fayadh bertanya yang membuat emosi kedua cewek tersebut memuncak

"Eeh curut, gue kan udah nanya sama lo yaa, tapi lo ya malah diem kayak bodo amat,ya gue kira punya elo lah" dengan rasa amat kesal keyla meberondongi segala macam umpatan baik secara langsung maupun didalam hati

Sedangkan teman-temannya yang lain malah bernyanyi sebagai soundtrack seperti di film-film

Terangkanlah..
Terangkanlaaaah..
Jiwa yang berkabut..
Langkah penuh dosa..

Begitulah nyanyian teman-temannya

Bugh....
Omaigattt...
Fayadh terjatuh kelantai akibat adanya tumbukan dari seseorang,yang tidak disangka oleh keyla
Orangnya yaitu

RAMA...

-------
Yang ada di media itu Rama yaa

Two ChoicesStories to obsess over. Discover now