Satu

82 9 4
                                        

Cinta datang dengan sendirinya, cinta datang kepada siapapun, tidak mengenal status, fisik, latar belakang, bahkan usia, seperti yang dialami Viya dan Tito. Berawal dari perjumpaan singkat, bertemunya dua pasang bola mata yang saling memancarkan sinar lalu sampai pada garis dimana bibir mulai menyunggingkan senyumnya dan munculah sinyal misterius yang menyampaikan kesan pada organ tubuh yang bernama hati.

Ya, di saat itulah cinta mulai mengalir, mengisi penuh pikiran dan juga hati, hingga setiap saat yang Viya pikirkan hanya pertemuannya dengan Tito, cowok yang sebenarnya sudah lama dikenalnya sekitar enam bulan yang lalu, waktu Masa Orientasi Siswa, Tito adalah adik gugus Viya dan Viya adalah kakak pembinanya. Selama MOS, Tito tidak terlalu teracuhkan oleh Viya karena Tito terlihat tidak aktif dan pemalu. Pertemuan singkat itulah pertemuan pertama langsung Viya dengan Tito, semenjak itu seakan dunia begitu terasa indah dan Viya selalu mengharapkan pertemuan itu terjadi kembali, berbagai cara dilakukan agar Viya bisa bertemu kembali dengan Tito.

Malam itu Sang Pencipta semesta alam seakan mendukung dan berpihak kepada Viya, ketika Viya sedang asik ber-BlackBerry Messager-an lalu datang pesan siaran dari seorang teman dan ternyata isi pesan siaran itu adalah pin BBM Tito, wah rasanya hati Viya sangat senang tanpa dicari datang sendiri dan langsung saja Viya invite, tidak berapa lama datanglah pembaharuan dan ternyata Tito sudah masuk menjadi anggota di kontak Viya, awalnya Viya ingin menyapa, namun ia merasa tidak enak hati jika menyapa duluan, sadar akan usia Viya yang lebih tua.

Saat sedang menyesali usia, tiba-tiba HP Viya berbunyi tanda BBM masuk dan betapa terkejut Viya saat tau siapa yang nge-BM itu, ternyata itu dari Tito, Tito mengirimkan PING (istilah sapaan di BBM) kepada Viya. Viya langsung loncat kegirangan, langsung saja Viya mengePING kembali Tito, terjadilah chatingan perdana Viya dengan Tito. Di akhir chat Viya tidak henti-hentinya tersenyum, sebelum chating berakhir Tito memberikan ucapan selamat tidur untuk Viya. Sleep well kak, nice dream ya ;). Itulah kata Tito yang telah menurunkan hujan bunga-bunga di kepala Viya, hingga membuat Viya tak henti-hentinya tersenyum, cinta emang bisa bikin gila.

haiii Salam Kenall,

Tolong koment cerpen sayaa yaa, biar jadi lebih baik lagii,

terima kasih mau membaca

Tetap Dalam JiwaWhere stories live. Discover now