Gadis berambut Cokelat kehitaman dengan memakai selendang hitam yang menutupi sebagian kepalanya.
Mata hazelnya yang berwarna Abu-abu muda sangat indah namun mata indahnya saat ini tertutup oleh kacamata hitamnya.
Dia adalah,
Aggatha Keyla Campely Evelyna
Dengan membawa sebuket bunga Lily putih dia memasuki area pemakaman, sesekali ia mengusap air matanya yang tiba-tiba menetes.
Keyla berjongkok tepat di samping makam seseorang yang selalu dirindukannya.
Riana Gloria Esterly
Lahir : 14 Juni 1979
Wafat : 17 Oktober 2013
"Mamaa.. Keyla kangen mama.."
Keyla memeluk batu nisan yang memang sudah lama sekali Keyla tak memeluknya.
Hari ini adalah hari kembalinya seorang AGGATHA KEYLA CAMPELY EVELYNA di Indonesia, setelah empat tahun lamanya Keyla tinggal di London bersama neneknya.
"Ma, mama tau gak? Besok hari pertama Keyla masuk sekolah baru loh, semoga di sekolah baru Keyla punya temen yang baik-baik ya, Ma? mama inget gak? Dulu mama selalu nganterin Keyla di hari pertama Keyla masuk sekolah baru Keyla." Keyla mengoceh di depan makam mamanya, lalu Ia tertawa sumbang karena mengingat masa kecilnya yang menyenangkan.
"Tapi itu dulu ma, itu Keyla kecil bukan Keyla yang sekarang udah beranjak dewasa." Lanjut Keyla.
"Ma, Mama sedih ya liat Keyla yang sekarang benci Papa, Keyla sayang Papa tapi Papa..." Keyla tak melanjutkan perkataanya air mata yang sedari tadi ditahannya sekarang meluncur deras di pipinya.
Hati Keyla terasa sakit bila mengingat Papanya, Keyla sangat menyayangi Papanya hingga saat inipun Ia masih menyayanginya. Hanya saja Keyla merasakan kecewa yang sangat berat hingga menimbulkan kepedihan dihatinya dan belum lagi mulut Keyla yang secara tidak sadar dirinya selalu merutuki sosok pria yang Ia panggil dengan sebutan PAPA.
"Andai Mama masih bersama Keyla, Mama pasti bangga liat Keyla sekarang sudah besar dan Keyla sudah kelas dua belas,Ma." Keyla mengusap-usap batu nisan di depannya.
Keyla mendongakan kepalanya melihat awan-awan hitam di langit.
"Ma, Keyla pulang dulu ya. Langitnya mendung, kayaknya mau turun hujan deh Ma."
"Mama, Keyla pamit ya ntar mama marah kan liat Keyla main-main hujan." Keyla mengusap batu nisan di depannya itu.
"Tenang disana ya mama."
Keyla beranjak berdiri meninggalkan makam Mamanya.
👟👟
Di Lain tempat,
Seorang pria berparas tampan, bertubuh tegap, tatapan mata elangnya yang sangat tajam, dan bola matanya memiliki warna abu-abu gelap sangat indah memasuki halaman yang dipenuhi banyak anak kecil bermain.
"Kak Al?"
"KAK AL!!"
"KAK AL DATANG HOREEE"
"Al, Apa kabarmu nak?" Sambut Dian seorang wanita paruh baya.
Pria itu tersenyum manis sambil mencium tangan Ibu Pengasuh Panti Asuhan.
"Alhamdulillah, Bu." Jawabnya.
Dia adalah,
Alfarizzy Yudhistira Morata.
"Haloo semuanya!!" Alfarizzy- yang kerap disapa Al tersenyum senang melihat banyak anak-anak menggerubunginya.
KAMU SEDANG MEMBACA
FADED
Fiksi Remaja[FADED, MY FIRST STORY] Setiap tulisan mempunyai dunia tersendiri yang terapung-apung antara dunia kenyataan dan dunia impian. °°°°° "Hidup itu seperti roda yang berputar, ada kalanya berada dibawah dan ada saatnya berada diatas" Bahkan, Seorang Ag...
