Prolog

54 6 3
                                        

"Alex sudah kubilang jangan terlalu kencang"
"Alex jangan berhenti ditengah permainan"
"Alex, makanlah sesuatu kau tampak pucat" .
"kau pasti bisa lex, kau sudah berusaha"
"tentu saja kau dapat memanggilku begitu, Kau juga akan menikah dengan putri kecilku nanti" .

"hhh,hhh,hh" aku terbangun, ternyata aku masih hidup juga.

"kak, kau mengigau lagi, siapa papa yang kau mimpikan sepertinya kau benar-benar senang dengannya" ucap seorang anak yang duduk disamping kasurku.

"bocah, kenapa kau masuk kesini lagi" ucapku padanya, lalu ia mendekat dan mengelus kepalaku.

"alex, ibu pasti memaafkanmu ayolah kau pasti diizinkan kalau minta maaf"

"tidak, tujuanku sirna olehnya. dia tidak seperti ibu lagi kau berhati-hatilah"

"baiklah lex, terserah mu saja. oke kita main apa sekarang "

"tebak instrumen,bagaimana? "

"hmm, itu lagi baiklah"

"kau tau villa paradise?"

"tidak, tapi jack mungkin tau"

"sesekali mainlah kesana"

"ok"

......

Wait for next.

Piano TraumaWhere stories live. Discover now